Sabtu, 11 April 2026

Gagal Kabur Bersama Temannya, Empat Tahanan Ini Jadi Bulan-bulanan Tahanan Lain

Tamping ini diduga sakit hati karena diberhentikan sebagai tamping air lantaran dinilai tidak bagus saat melakukan pembagian air.

Tribunnews.com/Abdul Qodir
Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Kaburnya tiga tahanan dari Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Kamis (8/6/2017) malam kembali membuat heboh.

Mereka kabur dengan cara memanjat tembok menggunakan kain sarung yang disambung-sambung.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Riau, Dewa Putu Gede mengatakan, kaburnya tahanan tersebut diduga diotaki oleh seorang mantan tahanan pendamping (tamping) air.

Tamping ini diduga sakit hati karena diberhentikan sebagai tamping air lantaran dinilai tidak bagus saat melakukan pembagian air.

Tamping air yang sudah mengetahui persis seperti apa kondisi di dalam Rutan tersebut. Mereka merancang pelarian memanfaatkan situasi sibuk saat persiapan sholat tarawih.

"Saat ramai-ramainya tahanan dari Blok B itu siap-siap mau tarawih, narapidana dari dapur juga sedang membagikan air ke dalam. Itu kan kondisi sibuk hilir-mudik. Nah, peluang itu yang dimanfaatkan," ujarnya, Jumat (9/6/2017).

Baca: ALAMAK! Tiga Tahanan Rutan Sialang Bungkuk Kembali Kabur. Begini Caranya Lenyap

Baca: Ternyata Ada 7 Tahanan yang Berniat Kabur. Ternyata Dalangnya Tak Disangka

Baca: Ini Dia, Identitas Tiga Tahanan yang Kabur dari Rutan Sialang Bungkuk

Dilanjutkan Dewa, sebenarnya ada tujuh orang yang hendak kabur, namun empat orang berhasil digagalkan petugas karena aksi pelarian ini keburu ketahuan.

Menariknya, mengetahui ada sejumlah tahanan yang hendak kabur, para tahanan lain justru marah.

Mereka langsung menghajar empat tahanan yang gagal kabur tersebut beramai-ramai.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, keempatnya kemudian dipindahkan ke Lapas Pekanbaru.

"Saya sudah temui yang empat orang itu. Mereka mengaku tidak ada niat lari. Cuma begitu melihat ada yang lari, mereka ikut-ikutan. Tapi saat mereka mau memanjat, tidak bisa," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved