Breaking News
Jumat, 10 April 2026

PERANG AMERIKA VS IRAN

Donald Trump Terancam Dilengserkan, Benjamin Netanyahu Terseret Korupsi

Ditengah gencatan senjata dengan Iran, sorotan tajam tertuju pada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Tribun Batam
TRUMP DAN NETANYAHU - Foto yang diunggah Netanyahu di platform X pada Kamis (26/6/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan) berjabat tangan. 

TRIBUNBATAM.id - Ditengah gencatan senjata dengan Iran, sorotan tajam tertuju pada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Nasib Donald Trump dan Netanyahu di ujung tanduk.

Keduanya harus menghadapi persoalan pelik di dalam negeri. Donald Trump menghadapi desakan pemakzulan, sedangkan Netanyahu terancam tuduhan korupsi.

Survei terbaru yang dipublikasikan Newsweek pada Rabu (8/4/2026) waktu AS, memperlihatkan sebagian besar rakyat AS setuju Presiden AS dimakzulkan alias diturunkan dari jabatannya.

Trump dianggap tokoh yang getol memicu perang Iran serta membuat sejumlah kebijakan kontroversial dan tidak memihak rakyat AS.

Dari survei itu terdata 52 persen pemilih terdaftar mendukung pemakzulan Trump dan  40 persen yang menentangnya, sisanya abstain tidak memilih dengan margin kesalahan 3,9 persen.

Jajak pendapat ini diselenggarakan oleh John Bonifaz, presiden dan salah satu pendiri Free Speech for People untuk perusahaan jajak pendapat progresif veteran Celinda Lake.

Presiden Trump tidak  tinggal diam.

Dia menyerang Candace Owens dan Alex Jones, dua tokoh konservatif yang menyerukan agar dia  dicopot dari jabatannya.

“Mereka memiliki satu kesamaan, IQ rendah,” kata Trump.

“Mereka orang bodoh, mereka tahu itu, keluarga mereka tahu itu, dan semua orang juga tahu itu!”

Netanyahu terseret korupsi

Sementara itu di Israel, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi masalah politik dalam negeri.

Dia juga akan dihadapkan di pengadilan pekan depan.

Dikutip dari Jerusalem Post, Jumat (10/4/2026), para pemimpin oposisi Israel menuduh Netanyahu gagal memenuhi tujuan perang setelah gencatan senjata Iran.

Mantan Perdana Menteri Naftali Bennett, lawan politik Netanyahu dalam pemilu mendatang, mengatakan dalam konferensi pers pada Rabu malam bahwa tujuan perang telah diuraikan dengan jelas sebelumnya dan belum tercapai sebelum gencatan senjata.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved