Hangout
Menikmati Keindahan Danau Biru Bintan yang Memesona
Selain tempat wisata yang sudah mainstream seperti Lagoi, ada beberapa tempat baru yang bisa dikunjungi di Bintan, di antaranya Danau Biru.
BINTAN memang sedang gencar-gencarnya memajukan pariwisata. Selain tempat wisata yang sudah mainstream seperti Lagoi, ada beberapa tempat baru yang bisa dikunjungi, di antaranya Danau Biru.
Di Bintan, memang memiliki beberapa danau biru yang merupakan bekas galian dari tambang pasir darat. Setidaknya ada tiga danau biru yang sudah dikelola dengan baik dan menjadi tujuan wisata adalah yang ada di Desa Busung, danau biru di Desa Kawal, dan danau biru di desa Lepan.
Tulisan kali ini yang merupakan hasil reportasi seorang Blogger Bintan, Robbi, memaparkan keindahan Danau Biru di Desa Lepan.
Apa yang bisa dilakukan wisatawan di Danau Biru Lepan? Tentu saja tempat ini bisa dijadikan spot foto yang kece. Di beberapa sudut di danau ini sudah dibuat sedemikian rupa agar foto para pengunjung tampak “kece”.
Apalagi kini zamannya sosial media, setiap orang ingin menampilkan foto yang maksimal di akun Medsos, seperti Instagram.
Di sini, sudah dibuat beberapa pelantar kayu bernuasa romantis menuju tengah danau. Bahkan, di ujung pelantar yang terbuat dari kayu tersebut, terdapat pelantar berbentuk hati atau love.
Sebelum sampai di ujung, ada sebuah gerbang berwarna merah yang juga bertanda hati. Pokoknya, jika berfoto di spot tersebut kamu kesan romantis akan sangat terasa, apalagi jika berfoto bareng pasangan tercinta.
Tak hanya itu, saat pengunjung penat berfoto di pelantar berbentuk hati itu, bisa mendayung sampan mengarungi danau biru.
Saat bersampan, jangan lupa untuk singgah di rumah pohon di tepi danau. Di sini, kamu bisa melihat danau secara utuh dari ketinggian di atas rumah pohon.
Untuk bisa menikmati fasilitas yang ada di sini, setiap kendaraan dikenakan Rp 5.000 sebagai biaya parkir dan uang masuk para penumpangnya.
Jika ingin menikmati beragam fasilitas lain, seperti naik sampan dan rumah pohon, bayar lagi Rp 5.000 per item.
Di sini, pengunjung juga bisa menikmati suasana santai, duduk dan baring-baring, di pondok-pondok yang telah disiapkan. Tarif sewanya, pondok kecil Rp 15 ribu dan yang besar Rp 20 ribu. (*)
Mengapa Danau Biru?
Danau danau itu tercipta lantaran sebelumnya beberapa daerah di Bintan ini dijadikan tempat penambangan pasir.
Setelah penambangan pasir selesai, lalu meninggalkan kubangan besar dan lama-kelamaan terisi air hujan sehingga menjadi genangan dalam jumlah besar, menyerupai waduk.
Warna biru dari danau tersebut tercipta karena dasar danau yang terdiri dari pasir dan lumpur berwarna putih, ditambah airnya yang jernih. Sehingga, ketika langit cerah, permukaannya akan memantulkan warna biru dari langit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hangout_20170610_171531.jpg)