MotoGP

Ada Apa Marc Marquez? Kok Bisa Empat Kali Jatuh dalam Sehari?

Dia jatuh masing-masing sekali saat sesi latihan bebas (free practice/FP) ketiga dan keempat, lalu jatuh dua kali saat sesi kualifikasi kedua

Editor: Mairi Nandarson
VINCENZO PINTO/AFP PHOTO
Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, berbicara dengan mekanik saat sesi latihan bebas GP Italia di Sirkuit Mugello, Sabtu (3/6/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA - Pebalap Repsol Honda Team, Marc Marquez, jatuh empat kali pada hari kedua GP Catalunya di Ciruit de Barcelona-Catalunya, Montmelo, Sabtu (10/6/2017).

Dia jatuh masing-masing sekali saat sesi latihan bebas (free practice/FP) ketiga dan keempat, lalu jatuh dua kali saat sesi kualifikasi kedua (Q2) yang berlangsung 15 menit.

"Tentu saja kamu jadi sedikit kehilangan rasa percaya diri (karena jatuh beberapa kali). Namun, seperti kalian lihat. Saya jatuh, lalu kembali dan membalap hingga limit, jatuh, dan membalap hingga limit lagi," kata Marquez setelah sesi kuaifikasi.

Baca: Malam Ini Valentino Rossi Start dari Posisi ke-13 di Catalunya. The Doctor Keluhkan Soal Ini

Marquez tidak mengalami cedera. Dia akhirnya mengunci posisi start keempat untuk balapan, Minggu (11/6/2017), dan bertekad memacu motor hingga limit lagi.

"Hari ini (Sabtu), saya mengambil banyak risiko dan jatuh beberapa kali. Namun, saya memilih start dari posisi keempat daripada ke-10 dengan tanpa jatuh. Ini juga bagus untuk memahami bahwa besok (Minggu) karmi harus sangat sabar," kata dia.

Marquez juga mengatakan bahwa semua insiden yang dia alami bermula dari masalah ban depan motor RC213V miliknya.

Menurut dia, ban depan motornya jauh lebih kritis dibanding ban belakang.

Baca: Kualifikasi MotoGP Catalunya, Giliran Pedrosa dan Lorenzo Mengganas, Rossi Menyedihkan

Pebalap Spanyol tersebut menjelaskan bahwa kondisi lintasan saat Sabtu pagi dan siang sangat berbeda.

Dia mengaku membalap terlalu agresif saat sesi kualifkasi.

"Pada sesi pagi, saya sudah memakai ban berkompon hard karena yang lain terlalu soft. Saat siang, saya memakai ban yang sama karena tidak ada pilihan lain," kata pebalap 24 tahun tersebut.

"Inilah yang menjadi alasan mengapa saya mengalami kesulitan dengan ban depan. Namun, semua orang mengalaminya, bukan hanya saya," kata dia.

Rekan satu tim Marquez, Dani Pedrosa akhirnya menjadi penguasa pole position setelah mencatat putaran tercepat pada sesi kualifikasi.

"Sepertinya, yang bisa mengatur (pemakaian ban) dengan baik adalah Dani karena dia hanya sedikit menekan ban. Dia sangat ringan dan gaya membalapnya sangat halus. Dia mengaturnya dengan sangat baik," kata Marquez.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved