Ban Pesawat Malaysia Airlines Pecah, Runway Bandara Soekarno Hatta Sempat Ditutup
Insiden ban pecah tersebut membuat runway utara Bandara sempat sementara ditutup sementara kemarin malam karena sebagian area terhalang oleh pesawat.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat maskapai Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 725 mengalami pecah ban setelah mendarat di landasan pacu atau runway utara Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (13/6/2017) pada pukul 20.04 WIB.
Manajer Humas AP II Yado Yarismano mengatakan insiden tersebut akan diinvestigasi sehingga diketahui apa penyebab pesawat mengalami pecah ban setelah mendarat dan tengah menuju appron.
Kemarin malam, proses evakuasi pesawat Boeing 737-800 Next Generation tersebut telah dilakukan oleh unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadan Kebakaran (PKP-PK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Adapun sebanyak 61 penumpang telah turun dari pesawat dan dengan bus menuju Terminal 2D kedatangan." kata Yado dalam keterangan resminya, Selasa (13/6/2017) malam.
Baca: Panen Premi, Begini Strategi Asuransi Perluas Distribusi Asuransi Perjalanan Jelang Lebaran
Baca: Target Batam Bebas Sampah 2020, Ini Pertimbangan Pemko Pilih Teknologi Pengolah Sampah
Baca: Investor Asing Berminat Ubah Sampah Batam Jadi Sumber Energi
Insiden ban pecah tersebut membuat runway utara Bandara sempat sementara ditutup sementara kemarin malam karena sebagian area terhalang oleh pesawat Malaysia Air tersebut.
Seperti diketahui bahwa Bandara Internasional Soekarno-Hatta beroperasi dengan dua runway, oleh sebab itu selama runway utara ditutup maka take off dan landing pesawat dilakukan melalui runway selatan.
Penutupan runway utara selama kurang lebih 1 jam ini diharapkan tidak terlalu mengganggu operasional penerbangan secara keseluruhan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (*)
*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kontan.co.id dengan judul : Malaysia Airlines pecah ban di Bandara Soetta