Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat. Begini Analisanya
Nilai tukar rupiah berpotensi menguat pada Senin (19/6/2017), hari ini. Ada beberapa faktor yang memperkuat rupiah.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah berpotensi menguat pada Senin (19/6/2017), hari ini. Maklum saja, dolar Amerika Serikat sedang dibayangi sentimen negatif.
Research & Analyst Valbury Asia Futures Lukman Leong memprediksi pekan ini rupiah akan bergerak terkontrol di kisaran Rp 13.275-Rp 13.320 per dollar AS. Sedang Analis Pasar Uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnusubroto memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.280-Rp 13.315 per dollar AS.
Ada beberapa faktor yang memperkuat rupiah.
Pertama, data ekonomi AS kurang oke. Sepanjang Mei lalu, pemerintah AS cuma menerbitkan 1,17 juta izin mendirikan bangunan, turun hampir 5% dari bulan sebelumnya.
Baca: Ingin Wangi Sepanjang Hari? Cek Tujuh Tips Berikut Ini
Baca: Harus Berutang Untuk Kebutuhan Lebaran? Cek Dulu Tips Penting Berikut Ini
Baca: Pastikan Tak Beredar Lagi, BPOM Akan Awasi Penarikan Samyang Mengandung Babi
Kedua, pelaku pasar makin meragukan kepemimpinan Presiden Donald Trump. "Ini akan membuat USD tertekan, Rully, Jumat (16/6/2017).
Ketiga, Menteri Keuangan Sri Mulayani menyatakan, saat ini kurs rupiah bergerak dalam rentang terkontrol. Ini membuat pasar optimistis pada prospek rupiah. (*)
*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kontan.co.id dengan judul : Nilai tukar rupiah berpotensi menguat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-mata-uang-asing-terhadap-rupiah_20151221_112213.jpg)