Korban Heli Basarnas Tinggalkan 2 Balita, Sang Istri Terus Menangis Saat Pemakaman
Korban Heli Basarnas Tinggalkan 2 Balita, Sang Istri Terus Menangis Saat Pemakaman
BATAM. TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG-Budi Restianto, salah satu anggota SAR Semarang ikut menjadi korban kecelakaan helikopter Basarnas, di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (2/7/2017).
Baca: Duduk Sebagai Pesakitan Kasus Suap, Patrialis Ngeyel Sangkal Terima Suap. Ini Reaksi Hakim!
Baca: Mendengar Dirinya Dituntut Hukuman Seumur Hidup. Mengejutkan! Inilah Reaksi Dimas Kanjeng!
Budi meninggal dalam usia 45 tahun. Ia disemayamkan di rumah duka di Jalan Bringin Lestari Blok A, Kecamatan Ngaliyan, Semarang. Selanjutnya dikebumikan di wilayah Candisari, Kota Semarang.
Istri mendiang Budi, Dina terlihat menangis di samping peti jenazah suaminya. Ia meninggalkan dua putra yang masih mengenyam pendidikan usia dini.
Paman korban, Bambang, masih tak menyangka jika keponakannya ikut menjadi korban. Ia terakhir bertemu almarhum saat Idul Fitri kemarin. Namun Budi izin kembali menjalankan tugas di lapangan.
"Dia pas Lebaran mampir ke rumah saya. Saya tidak menyangka bahwa itu untuk terakhir kalinya," ucap Bambang, Senin (3/7/2017).
Budi merupakan satu dari 8 korban tewas saat naik helikopter Basarnas untuk menuju Dieng. Nahas, helikopter menabrak tebing di Gunung Butak, Temanggung. (*)
Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Helikopter Basarnas di Semarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/evakuasi-heli-basarnas_20170703_232539.jpg)