Selasa, 2 Juni 2026

Teror Bom di Bandung

NGERI! Pelaku Bom Panci Akan melakukan Teror di Tiga Tempat. Ini Lokasinya

Menurut informasi kepolisian, Agus Wiguna salah mengatur waktu bom. Bom tersebut rencananya diledakkan pada Jumat pekan depan, 17 Juli 2017.

Tayang:
Tribun Jabar
Bom panci yang diduga meledak di Kota Bandung, Sabtu malam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Rencana para pelaku teror bom untuk kembali mengguncang Bandung memang tidak main-main.

Namun, teror itu gagal karena bom panci yang meledak di sebuah rumah kontrakan, Sabtu (8/7/2017) sore, diketahui meledak sebelum waktunya.

Agus Wiguna yang diduga kuat sebagai pelaku dan pemilik bom panci, bahkan sedang berjualan bakso goreng ketika bom yang dirakitnya meledak.

Menurut informasi kepolisian, Agus Wiguna salah mengatur waktu bom.

Bom tersebut rencananya diledakkan pada Jumat pekan depan, 17 Juli 2017.

Suaranya cukup keras dan Ridwan yang tinggal di sebelah kamar yang dihuni Agus, sempat melihat api membumbung dari kamar tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pria kelahiran Garut, 30 Agustus 1995 ini, hendak meledakkan bom di tiga lokasi, yakni Kafe Bali di Jalan Braga, gereja di Buah Batu dan Rumah Makan Celengan di Astana Anyar.

"Rencananya, bom di ledakan pada malam hari. Terduga rencana berangkat ke TKP peledakan menggunakan angkot dan bom rakitan tersebut dimasukan ke dalam ransel," jelas sumber Tribun di Mapolda Jabar.

Baca: BREAKING NEWS: Lagi, Bom Panci Dikabarkan Meledak di Kota Bandung

Baca: Saat Bom Meledak, Pelaku Sedang Jualan Bakso Goreng. Kok Bisa?

Lokasi yang akan diledakkan Agus sudah disurvei.

Nantinya, bom tersebut akan diletakkan di tong sampah sekat kafe dengan alat pemicu menggunakan benang yang dibentangkan.

Jika benang tersebut tersandung kaki, maka bom tersebut akan meledak.

Seorang warga bernama Endang yang berada di sekitar kontrakan tersebut mengaku melihat kamar kontrakan itu penuh asap saat bom meledak.

Ia langsung mendobrak pintu kamar kontrakan yang ditempati Agus Wiguna.

Begitu pintu kamar terbuka, Endang melihat kamar itu hancur berantakan.

Karena Endang dan Ridwan melihat benda yang tidak wajar, mereka lalu menghubungi petugas kepolisian.

Saksi lain bernama Adin yang juga tinggal di kontrakan milik Ibu Epon ini bahkan menjemput Agus Wiguna.

"Adin bertemu Agus Wiguna di wilayah Cidurian sedang berjualan, lalu Agus di ajak ke TKP. Namun pengurus RW bernama Ajid yang curiga, berinisiatif membawa Agus ke Sekretariat RT.007," jelas sumber.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved