ADA ADA SAJA
Gadis Mungil Ini Didenda Petugas Karena Jualan Limun, Tapi Cuitan Ini Mengubah Hidupnya
Gara-gara denda itu, petugas keamanan di-bully di media sosial sehingga terpaksa membatalkan hukuman tersebut.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Gadis kecil didenda 150 Pound atau 2,5 juta rupiah oleh petugas keamanan London karena menjual limun.
Kisahnya berawal ketika mendirikan sebuah kios lemon di luar Lovebox Festival tanpa izin petugas.
Andre Spicer, sang ayah dari pengusaha muda tersebut, menulis tentang bagaimana anaknya 'menangis' setelah petugas keamanan mulai membaca aturan yang menjelaskan bahwa dia tidak memiliki izin resmi untuk berdagang.
Gara-gara denda itu, petugas keamanan di-bully di media sosial sehingga terpaksa membatalkan hukuman tersebut.
Juru bicara dari petugas keamanan mengatakan: "Kami sangat menyesal bahwa ini telah terjadi."
"Kami berharap petugas penegak hukum kami menunjukkan akal sehat dan menggunakan kekuatan mereka secara masuk akal."
Tetapi, kisah viral sang gadis kecil ini justru mengubah jalan hidupnya.
Borough Market, jaringan swalayan raksasa yang terkenal di London, menawarkan gadis penjual limun itu untuk berdagang di tempat mereka.
Borough Market menulis tweet kepada ayah gadis itu sebagai tanggapan atas ceritanya:
"Dengan keseriusan, apakah putri Anda ingin menjual limun di Borough Market? Kami ingin mewujudkannya untuknya."
Namun, keluarga itu langsung memberi respon yang mengejutkan meskipun mengapresiasi tawaran itu.
"Kami telah mendapat reaksi yang baik dari orang-orang di seluruh dunia."
"Puluhan festival, pasar dan bisnis telah menawari kami kesempatan untuk mendirikan stand limun."
Mereka memberi saran agar seluruh pasar festival memberikan kesempatan bagi orang-orang yang ingin membuka usaha.
"Kami berharap mereka akan memperpanjang undangan ini kepada orang lain yang ingin mendirikan lapak."
(TribunStyle.com/Yohanes Endra Kristianto)