Kamis, 7 Mei 2026

Senat Amerika Serikat Tolak Rencana Presiden Donald Trump Cabut Obamacare. Ini Pertimbangannya

Kekalahan Partai Republik ini terjadi hanya beberapa jam setelah Senat menolak rencana pengganti Obamacare yang disiapkan Partai Republik

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
Brendan Smialowski / AFP
Presiden AS Donald Trump saat mengumumkan penarikan diri dari kesepakatan Paris di Rose Garden, Gedung Putih, Kamis (1/6/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Partai Republik menerima pukulan telak kedua setelah  pada Rabu (26/7/2017), Senat menolak untuk mencabut Obamacare.

Keputusan Senat ini membuat Partai Republik harus bekerja keras untuk memenuhi janji Presiden Donald Trump mencabut Undang-undang Layanan Kesehatan yang Terjangkau tahun 2010 itu.

Upaya mencabut Obamacare gagal setelah tujuh anggota Senat asal Partai Republik bergabung dengan politisi Demokrat menentang rencana itu.

Baca: Obamacare Dicabut! Begini Cara Donald Trump Merayakan Kegembiraannya

Baca: Upaya Trump Hapus Obamacare Kandas di Parlemen, Begini Cara Hillary Mencemoohnya

Jika Obamacare dicabut, Kantor Bidang Anggaran Kongres yang non-partisan memperkirakan, sebanyak 32 juta warga Amerika Serikat tak memiliki lagi tunjangan kesehatan selama satu dekade mendatang.

Kekalahan Partai Republik ini terjadi hanya beberapa jam setelah Senat menolak rencana pengganti Obamacare yang disiapkan Partai Republik.

Rasa frustrasi terlihat jelas pada beberapa politisi Partai Republik, salah satunya Senator Ben Sasse yang berusaha menyemangati rekan-rekannya.

"Jangan berbuat kesalahan, hasil voting hari ini merupakan kekecewaan besar bagi rakyat yang menginginkan pencabutan (Obamacare)," kata Senator Ben.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan agar upaya mencabut Obamacare ini bisa tetap hidup adalah memangkas sebagian undang-undang tersebut.(*)

* Berita ini juga tayang di KOMPAS.com dengan judul Senat AS Tolak Pencabutan Obamacare

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved