Jumat, 17 April 2026

Kejar Prona, Warga Kijang Ramai-ramai Urus Sertifikat. Lurah: Ada Pakai Surat Wasiat!

Kejar Prona, Warga Kijang Ramai-ramai Urus Sertifikat. Lurah: Ada Pakai Surat Wasiat!

Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Ratusan berkas surat terkait tanah menumpuk di meja kantor kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintar Timur, Rabu (2/8). Lurah Kijang Kota, Anton Hatta Wijaya mengatakan, tumpukan di kantor berjumlah 351 berkas.

Baca: BREAKINGNEWS: Warga Kijang Heboh, Beredar Kabar TK Antam Bakal Digusur!

Baca: BREAKINGNEWS: Jadi Isu Panas, Pemkab Klarifikasi TK Antam. Bukan Penggusuran Tapi Relokasi!

Baca: BREAKINGNEWS: Aksi Tebang Pohon TK Antam Nyaris Ricuh, Asisten I Pemkab Bintan Minta Maaf!

Isi berkas macam macam. Ada surat wasiat tanah, surat pengoperan, sporadik hingga surat keterangan ganti rugi lahan. Kelurahan harus memverifikasi semua berkas itu karena dinilai belum len

Staf mesti bekerja keras menuntaskan kesahidan 351 berkas sebelum diserahkan ke Badan Pertanahan Nasional. Waktu semakin terbatas, BPN Bintan sudah harus membuatkannya dalam bentuk sertifikat.

Rencananya, sertifikat itu nantinya akan diserahkan secara nasional bersama sertifikat lain di daerah lain di Indonesia oleh Presiden RI Jokowi. Hal bagian dalam program sertifikasi Prona atau Poyek Operasi Nasional Agraria (prona).

"Berkas berkas ini harus cepat kami tuntaskan agar segera dibuatkan sertifikat oleh BPN,"kata Anton Hatta Wijaya.

Berdasarkan mekanisme, tumpukan berkas yang saat ini menupmuk di meja kelurahan selanjutnya diverifikasi lalu diserahkan ke kepala RT masing masing tempat di lingkup Kelurahan Kijang Kota. Lurah memastikan, ferivikasi berkas di kantornya dilakukan transparan dan hati hati.

"Gratis, program Proba ini juga tanpa dipungut biaya langsung dari pemerintah pusat,"kata Anton.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved