Senin, 27 April 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Dinkes Tanjungpinang Catat 5 Ibu Hamil Positif HIV. Ini yang Harus Dilakukan Agar Janin Tak Tertular

Kelompok beresiko tinggi lainnya adalah wanita pekerja seks, kaum gay, waria, lelaki seks lelaki, pasangan ODHA

Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM/M IKHWAN
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk dan KB) Kota Tanjungpinang mencatat, sebanyak lima ibu hamil (Bumil) positif HIV pada 2017 ini.

Sebelumnya pada 2016, tercatat 12 Bumil yang positif mengidap virus mengerikan tersebut.

Kondisi ini menjadi perhatian khusus Dinkes Dalduk dan KB Kota Tanjungpinang.

Utamanya dalam upaya melakukan pencegahan agar HIV tidak menular pada janin yang di kandungkan.

Di antaranya dengan mewajibkan Bumil untuk minum Antiretroviral (ARV).

Baca: Kodim 0315 Bintan: Persempit Ruang Gerak Pelaku untuk Perangi Pelaku Narkoba

Baca: Pelaku Pembegalan Masih Gelap, Orangtua Korban Begal Bukit Daeng Datangi Polda

Baca: Kacamata Aviator Ternyata Tidak Sekadar Sunglasses Lho? Coba Simak Ulasan Ini

"Karena bagi ibu hamil ODHA (orang dengan HIV/AIDS), bila tidak minum ARV selama hamil akan sangat berisiko menular kan HIV kepada janin yang dikandungnya," kata Rustam Kepala Dinkes Dalduk dan KB, Selasa (22/8).

Rustam menjelaskan, Bumil merupakan kelompok beresiko tinggi yang harus mengikuti pengobatan ARV atau yang dikenal sebagai SUFA (strategic use for ARV).

Kelompok beresiko tinggi lainnya adalah wanita pekerja seks, kaum gay, waria, lelaki seks lelaki, pasangan ODHA.

Menurutnya kebijakan untuk memulai terapi ARV memang sudah diperluas.

Tidak hanya mereka dengan CD-4 di bawah 350 saja, melainkan sudah dapat diberikan segera kepada ODHA tanpa kelihatannya CD-4.

Khususnya pada kelompok beresiko tinggi tersebut. Antiretroviral (ARV) sendiri merupakan obat untuk mengobati infeksi HIV/AIDS.

"Masih ada ODHA yang tidak mau minum ARV, meskipun sudah memenuhi syarat untuk memulai ARV. Saat ini yang rutin mengikuti terapi ARV sebanyak 413 ODHA dari 826 ODH yang ada," katanya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Rabu, 23 Agustus 2017

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved