Ngeri! Amerika Serikat Lumpuh Hadapi Badai Harvey, Warga Acungkan Senjata Minta Tolong di Atap!

Ngeri! Amerika Serikat Lumpuh Hadapi Badai Harvey, Warga Acungkan Senjata Minta Tolong di Atap!

Ngeri! Amerika Serikat Lumpuh Hadapi Badai Harvey, Warga Acungkan Senjata Minta Tolong di Atap!
PBS
Badai Harvey melumpuhkan Houston, kota besar di Negara Bagian Texas, Amerika Serikat 

Akibatnya upaya penyelamatan juga kurang memadai dan terkoordinasi sehingga mulai muncul aksi kekerasan dari warga yang panik akibat terjebak banjir.

Tim penolong yang terdiri atas para sukarelawan itu kadang terpaksa mengevakuasi penduduk yang berada di atap-atap rumah sambil mengacungkan senjata api.

Mereka mengancam akan menembak operator perahu jika keluarganya yang memang dalam kondisi kritis akibat terjebak banjir tidak segera dievakuasi.

Peralatan yang paling mendesak dan sangat dibutuhkkan untuk menolong warga Texas yang tersebar di kawasan yang demikian luas memang hanya perahu.

Apalagi selama hujan deras dan badai Harvey masih melanda, tidak ada satu helikopter pun yang berani terbang karena heli bisa tersapu badai dan jatuh saat terbang di posisi statis (hovering) ketika mengevakuasi korban.

Mengangkut kapal-kapal menggunakan jalan darat dari negara-negara bagian lain juga tidak mungkin karena selain jalanan masih tergenang banjir juga belum ada kendaraan yang bisa mengangkut kapal dalam jarak jauh.

Intinya badai Harvey yang masih melanda Texas dengan ketinggian air melebihi 50 inci telah menjadikan negara adidaya seperti AS tak berdaya.

Gubernur Texas Greg Abbott hanya bisa berkomentar bahwa badai Harvey merupakan bencana terbesar yang pernah terjadi di AS dan menyerukan negara-negara bagian AS lainnya untuk segera mengerahkan bala bantuan demi menyelamatkan warga Texas. (Intisarionline)

Berita ini telah tayang di Intisari.grid.id dengan judul Amerika Serikat Tidak Berdaya Hadapi Badai Harvey, Warga pun Terpaksa Jadi Tim SAR Amatiran

Editor:
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved