Kamis, 16 April 2026

HEBOH! Demi Materi, Ayah Termuda di Inggris Ini Ternyata Korban Rekayasa

Alfie, anak yang sempat menghebohkan karena dilabeli "ayah termuda di Inggris” karena saat itu baru berusia 13 tahun kini kembali diperbincangkan.

TRIBUN MEDAN
Kisah Alfie, Ayah Termuda Berusia 13 Tahun yang Ditipu Habis-Habisan 

”Awalnya saya mulai panik terhadap masalah yang membuat saya sudah menjadi ayah di usia semuda ini.

Namun! kisah nyata itu belum berakhir sampai di sini, karena belakangan kembali tersiar kabar di media : “Alfie, sang ayahmuda berusia 13 tahun itu sepenuhnya terjebak dalam perangkap! Ia menjadi korban aksi penipuan !”

Kabar itu berasal dari seorang teman orang tuanya Chantelle, ia menceritakan bahwa semua itu sebenarnya telah direncanakan sebelumnya, orang tuanya Chantelle juga tahu.

Jika ayah dari anak Chantelle itu adalah Alfie, pasti akan menjadi berita sensasional yang menggemparkan seantero Inggris.

Karena Alfie masih seorang bocah ingusan, dan saat itu mereka bisa mengeruk keuntungan materi dari cerita tersebut.

Jadi, mereka menyuruh putrinya (Chantelle) merekayasa bahwa ayah dari anak yang dikandungnya itu adalah Alfie.

Sementara terkait Chantelle yang pernah berhubungan intim dengan beberapa laki-laki lain, mereka (orang tua Chnatelle) menyuruh putrinya merahasiakannya.

Karena beberapa anak laki-laki lain usianya relatif lebih besar.

Tidak akan menimbulkan sensasi yang menghebohkan.

Dari kisah putrinya yang dijual kepada media ini, orang tua Chantelle mendapat durian runtuh (rezeki).

Anak laki-laki berusia 13 tahun ini telah merasakan sepotong perjalanan hidup yang begitu drastis dan luar biasa dalam waktu singkat.

Sekarang, ia telah tumbuh dewasa, ia hanya ingin menyampaikan kisahnya kepada anak-anak seusianya dulu agar tidak mengulangi kesalahannya.

Dalam sebuah wawancaranya pada saat berusia 18 tahun, Alfie mengatakan :

“Usia sebelia itu telah terjadi hubungan terlarang yang tidak semestinya, dan itu benar-benar telah menghancurkan hidup saya.”

“Masih asyik bermain game pada detik pertama, lalu pada detik berikutnya tiba-tiba sudah menjadi seorang ayah.”

“Ini adalah kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan dalam seumur hidup saya, bahkan sebelum mendapatkan ijazah SMP saya sudah meninggalkan sekolah, dan selama itu saya juga tidak punya pekerjaan.”

“Tidak peduli di manapun, selalu ada yang mengenal saya, meskipun akhirnya terbukti bayi itu bukan anakku, tapi, label sebagai ayah termuda ini tidak bisa lagi saya singkirkan.”

“Ketika memiliki anak saat itu, mungkin merasa sangat bahagia, tapi ketika Anda berusia 18 tahun, maka suasana hati itu benar-benar jauh berbeda.”

Alfie, ayah termuda di Inggris. (*)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved