Minggu, 3 Mei 2026

Menteri Desa-Kapolri MoU Dana Desa, Kapolres Bintan Pasang Mata Telinga Awasi Pengelolaan!

Menteri Desa-Kapolri MoU Dana Desa, Kapolres Bintan Pasang Mata Telinga Awasi Pengelolaan!

Tayang:
tribunbatam/aminnudin
Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur 

TRIBUNBATAM.ID, BINTAN-Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transamigrasi serta Polri melakukan teleconference nota kesepahaman (MoU) pengawasan penggunaan anggaran desa, Jumat (20/10/2017).

Baca: Heboh! Menyamar Jadi PSK, Kapolsek Cantik Ini Dapat Kenaikan Pangkat. Langsung Promosi Jabatan!

Baca: BREAKINGNEWS: Kasus Penggelapan Sabu Barang Bukti, Kejari Pinang Segera Tahan 6 Polisi Ini!

Baca: Heboh! Jemput Anaknya, Bella Cangklong Tas Seharga Ongkos Umroh 2 Orang. Ini Harganya!

Baca: Terungkap! Inilah Prajurit Cakra Penyelamat Polisi Sukitman di Lubang Buaya. Kisahnya Menegangkan!

Dengan penamdatanganan MoU, maka jajaran Polri di seluruh Indonesia termasuk Polres Bintan mulai efektif bekerja melakukan pengawasan dana desa di daerah.

"Materi MoU nya akan kita pelajari. Memang menteri dalam negeri dan Kementerian Desa menunjuk Polri sebagai pengawas dan mungkin nanti dengan ini

diperkirakan bisa mengoptimalkan anggaran desa,"kata Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto kepada Tribun di sela acara pelantikan Saka Pramuka Bhayangkara Cabang Bintan.

Anggaran Desa kata Febrianto memang harus diawasi agar bisa dimanfaatkan masyarakat sebaik mungkin. Sesuai amanah Presiden RI Joko Widodo, tingkat kesejahteraan masyarakat harus meingkat pasca dana desa digulirkan pemerintah.

Agar tujuan kesejahteraan tercapai, pemerintah pusat menggandeng Polri untuk mengawasi penggunaan dana desa di daerah satuan tugas masing masing.

Kapolres mengutip kata kata Presiden RI Joko Widodo yang menyebutkan, ciri-ciri masyarakat yang maju adalah middle clasd atau masyarakat menengahnya tinggi.

"Nah dengan anggaran desa diharapkan bisa bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat, itu ditandai dengan perubahan taraf hidup warga dari low menjadi midlde class

atau menengah, sebab anggaran dana desa ini kan banyak. Jadi dengan jumlah banyak itu seyogyanya meningkatkan taraf hidup masyarakat,"kata Kapolres. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved