UWTO Tak Dibayar Koperasi, Warga Bengkong Tanyakan Kasusnya ke Polres Barelang

Kami mencicil tiap bulan. Setidaknya uang yang sudah terkumpul itu sebanyak Rp 4,3 milyar.

UWTO Tak Dibayar Koperasi, Warga Bengkong Tanyakan Kasusnya ke Polres Barelang
Tribunnews.id
Sejumlah perwakilan warga Bengkong Kolam mempertanyakan kasus penggelapan dana UWTO yang mereka laporkan tiga bulan lalu, Kamis (21/11/2017). 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Puluhan Warga Bengkong Kolam mempertanyakan laporan penipuan yang mereka buat sekitar tiga bulan lalu di Unit Harda Satreskrim Polresta Barelang, Selasa (21/11/2017) siang.

Laporan ini terkait penggelapan uang koperasi yang dilakukan oleh Pengurus Koperasi Awisman yang di tunjuk Warga sekitar.

Uang yang di simpan di Koperasi Bhinika Jaya tersebut adalah uang Untuk Pembayaran UWTO oleh warga Bengkong Kolam.

Baca: ALAMAK. Kelakuan Kids Zaman Now Pamer Foto Merokok. Pakai Seragam Lagi!

Baca: BREAKINGNEWS. Baru Lahir, Bayi Ini Dibuang Neneknya ke Laut di Bintan. Alasannya: Malu!

Baca: Powerbank Terbakar di Feri Singapura-Batam. Ini Penjelasan Teknisnya

Menurut Sahit, warga Bengkong Kolam, dibentuknya Koperasi ini atas permintaa BP Batam guna memperlancar pengurusan UWTO.

Untuk meringankan makanya mereka membentuk Koperasi yang berbadan hukum. Nantinya koperasi ini yang membayarkan uang WTO ke BP Batam.

"Warga Kapling Bengkong Kolam Sudah membayar sejak 2009 lalu. Kita mencicil tiap bulan sesuai WTO kita masing-masing," sebut Sahit.

Kemudian setelah enam tahun, BP Batam mengatakan koperasi yang mengelola uang warga tidak sepenuhnya memberikan uang warga kepada BP Batam.

Halaman
12
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved