Ada Lebam di Tubuh Mahasiswi yang Tewas di Kos. Dibunuh? Kok Ada Tanda Tangan Calon Mayat?
"Tubuh korban ditemukan luka lebam, di rahang bawah, jari dalam kondisi menggenggam, luka lecet di paha kanan," kata Kasubag Humas Polres Gowa
TRIBUNBATAM.id, MAKASSAR - Kematian Mahasiswi cantik UIN Alauddin Makassar, Karmila (19) yang ditemukan meninggal dunia di kosnya di Jl. M. Yasin Limpo, Samata, meninggalkan tanya.
Pasalnya kondisi jasad mahasisiwi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin itu penuh lebam menghitam di paha dan lengannya.
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan menjelaskan sampai saat ini penyebab kematian korban masih dalam penyidikan.
"Pada tubuh korban ditemukan luka lebam pada rahang bawah, jari dalam kondisi menggenggam, luka lecet pada paha kanan," jelasnya.
Baca: Mahasiswi Jago Tae Kwon Do Ini Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kamar Kosnya
Baca: Janda Kaya Ini Telah Tidur dengan 100 Pria. Justru Dia Mengklaim untuk Selamatkan Pasutri
Baca: Kisah Ibu Guru Dilaporkan ke Polisi Karena Cubit Siswinya yang Main HP Saat Belajar
Namun lanjut Tambunan tidak ditemukan bekas penganiayaan berat terhadap korban.
"Belum dipastikan bahwa korban meninggal karena dibunuh,"tambahnya.
Mayat Karmila ditemukan, Selasa (5/12/2017), sekitar pukul 7:30 Wita oleh sepupunya bernama Wawan.
Kematian Karmila pun membuat geger warga sekitar kampus UIN Alauddin.
Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti kematian gadis asal Dusun Rajaya, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa tersebut.
Tim dokter forensik sedang melakukan otopsi di RS Bhayangkara, Makassar.
Teken Calon Mayat
Tepat 7 bulan lalu, Karmila sempat menandatangani selembar kertas dimana dirinya bertindak sebagai calon mayat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/karmila-tewas-di-kamar-kos_20171206_080627.jpg)