BI Potong Biaya Transaksi ATM, tapi Nasabah Harus Lakukan Ini Agar Dapat Biaya Murah

BI mengimbau masyarakat agar mulai beralih menggunakan kartu debit berlogo gerbang pembayaran nasional (GPN) mulai 1 Januari 2018.

BI Potong Biaya Transaksi ATM, tapi Nasabah Harus Lakukan Ini Agar Dapat Biaya Murah
ANTARA/GALIH PRADIPTA
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo (kedua kiri) dan Menkeu Sri Mulyani (kanan) meresmikan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment Gateway di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (4/12). BI resmi meluncurkan sistem GPN dengan tujuan menyatukan berbagai sistem pembayaran milik berbagai bank yang berbeda. 

Apakah pembuatan kartu ini dikenakan biaya?

Onny menjawab tergantung masing-masing bank.

Direktur BCA Santoso Liem bilang pada tahun depan konsumen tidak perlu menukarkan debit dengan debit berlogo GPN.

"Karena kartu magnetik dan chip masih tetap bisa menggunakan fasilitas GPN," kata Santoso.

Baca: Hore! Biaya Transaksi Kartu ATM Dipangkas Jadi Segini! BI Bela-belain Demi Ini Ternyata!

Namun BCA mengaku akan mulai mencetak kartu debit GPN mulai tahun depan.

BCA akan menawarkan kartu debit ke nasabah pertama yang berlogo GPN kedua adalah yang berlogo prinsipal luar negeri.

Pemilik satu tabungan bisa saja nanti memiliki dua kartu yaitu GPN dan yang berlogo prinsipal asing.

Namun Onny bilang tidak semua bank bisa menerapkan ini.

Karena ada beberapa bank yang menerapkan satu kartu untuk satu tabungan.

Berita ini diambil dari Kontan.co.id dengan judul: BI imbau mengganti kartu debit dengan logo GPN

Tags
ATM
BCA
GPN
Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved