AMERIKA GEGER! Polisi Sembrono Dibebaskan Hakim, Video Detik-detik Penembakan Jadi Viral
Kasus itu menjadi luar biasa karena video kasus penembakan tersebut kemudian beredar, beberapa menit setelah putusan hakim, Kamis (7/12/2017).
Saat dia beringsut maju, Shaver meraih ke ikat pinggangnya.
Gerakan tersebut mendorong Brailsford untuk menembakkan senapan AR-15-nya sebanyak lima kali, dan langsung membuat pria itu tersungkur dan tewas.
Mantan polisi tersebut mengatakan di persidangan bahwa dia mencurigai Shaver sedang meraih sebuah senjata.
Namun,. seorang detektif yang ditugaskan untuk menyelidiki kasus tersebut kemudian mengatakan bahwa tampaknya Shaver mencoba menarik celananya.
Tidak ada senjata yang ditemukan di tubuh Shaver.
Penyidik menemukan dua senapan pelet di kamar hotelnya. Tetapi, senapan tersebut dilaporkan terkait dengan pekerjaannya sebagai pengendali hama.
Pihak berwenang kemudian mengetahui bahwa dia berada di hotel dalam sebuah perjalanan yang berhubungan dengan pekerjaan.
Dua bulan setelah penembakan tersebut, Brailsford dikeluarkan dari kepolisian karena melanggar prosedur di departemen kepolisian.
Jaksa kemudian membawa kasus ini ke pengadilan dan menuduhnya melakukan pembunuhan tingkat 2 dan pembunuhan sembrono.
Namun, hakim Maricopa County menyatakan Brailsford tidak bersalah dalam kedua tuduhan tersebut, Kamis (7/12/2017), waktu setempat
Setelah putusan tersebut, Laney Sweet, janda Shaver, menolak berkomentar kepada wartawan.
Pengacaranya, Mark Geragos, mengatakan kepada USA Today bahwa pihaknya kecewa dengan putusan tersebut.
Dia menyebut penembakan itu sebuah "eksekusi". "Sistem peradilannya benar-benar gagal. Daniel (Shaver) dan keluarganya tidak mendapatkan keadilan," kata Geragos.
Pengacara Brailsford, Michael Piccarreta, mengatakan bahwa kliennya hanya memiliki sepersekian detik untuk membuat keputusan.
"Dia tidak ingin menyakiti Mr Shaver," kata Piccarreta seperti dilansir Daily News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penembakan_20171209_234629.jpg)