Pengendara Motor Cemas Ditilang, Ternyata Polres Tanjungpinang Bagi-bagi Helm. Pakai Terus Ya?
Pemberian helm itu merupakan wujud apresiasi Satlantas Polres Tanjungpinang kepada para pengendara yang mentaati aturan lalulintas.
TRIBUN.BATAM.Id, TANJUNGPINANG- Sejumlah anggota Satlantas Polres Tanjungpinang membuat cemas para pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Basuki Rahmat dan simpang Pamedan.
Mereka takut dan gelisah ditilang oleh polisi berpakaian lengkap tersebut.
Namun yang terjadi kemudian justru membuat mereka tersenyum senang.
Soalnya, polisi tidak menilang mereka, melainkan memberikan helm gratis kepada pengendara yang tidak memakai helm.
Pemberian helm itu merupakan wujud apresiasi Satlantas Polres Tanjungpinang kepada para pengendara yang mentaati aturan lalulintas.
"Ada 25 helm yang kita bagikan kepada pengendara yang mentaati aturan lalulintas dan kelengkapan berkendara. Sebagai wujud apresiasi kitalah," ujar Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Krisna Rhamadan Yowa dikonfirmasi, Rabu (24/1/2018).
Nampak para pengendara pun yang tadinya sempat gelisah berubah menjadi senyum ketika anggota polisi memberikan helm.
Ia berharap apresiasi itu menjadikan motivasi kepada pengendara lain.
Selain memberikan sejumlah helm, pihaknya melalui unit Dikyasa memberikan sosialisasi dan himbauan untuk tertib lalulintas.
Kanit Dikyasa Ipda Jul Ilham menuturkan, para pengendara yang melakukan pelanggaran saat itu tidak dilakukan penilangan.
"Kita berikan imbauan kepada mereka. Untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku saat berkendara baik surat-surat maupun kelengkapan berkendara. Kita sosialisasikan bahaya pengendara yang melanggar aturan lalulintas," kaya Jul.
Tidak menggunakan helm merupakan pelanggaran berkendara yang sangat fatal.
Pengendara akan mengalami luka yang fatal bilamana terjadi kecelakaan.
Tak sedikit korban kecelakaan meninggal lantaran tidak menggunakan helm.
Oleh karenanya, pihak kepolisian mengapresiasi dengan pemberian helm bagi mereka yang mematuhi aturan.
Kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal pun masih cukup tinggi di Tanjungpinang.
"Tahun 2017 ada korban meninggal 23 orang dan tahun 2016 sebelumnya yang meninggal sebanyak 18 orang," kata Krisna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/helm-gratis_20180124_212817.jpg)