Kamis, 14 Mei 2026

Gara-gara Medali, Lombok Marathon Banjir Protes dari Peserta. Pelari Kenya dan Malaysia Juara

Kegigihan Elisha Kiprotick Sawe, asal Kenya, berhasil menempatkannya sebagai peringkat pertama untuk kelas full maraton

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
KOMPAS.com/Fitri Rachmawati
Peserta Lombok Marathon memprotes panitia dalam acara yang digelar, Minggu (28/1/2018). Mereka protes karena panitia tidak memberikan medali dan kaus finisher kepada peserta yang jumlahnya mencapai 5.000 orang. Event ini adalah event kedua sejak Lombok Marathon digelar pertama kali pada 2016. 

TRIBUNBATAM.id, MATARAM - Lombok Marathon diwarnai keributan dan aksi protes ratusan peserta, Minggu (28/1/2018).

Namun, juara tetaplah juara, yang telah berjuang dan sungguh-sungguh mengikuti maraton, di tengah keterbatasan kerja panitia.

Pelari asal Kenya dan Malaysia menjadi bintang di kelas internasional full marathon. Kegigihan Elisha Kiprotick Sawe, asal Kenya, berhasil menempatkannya sebagai peringkat pertama untuk kelas full maraton.

Baca: Delapan Provinsi Hadiri Konferensi Pemerintah Daerah Kepulauan di Batam

Baca: Tahukah Anda? Pulau Ini Mengalami Ganti Negara Setiap 6 Bulan.

Baca: Kenakan Gaun Pengantin, Ayu Ting Ting Foto dengan Pria Ini di Australia. Netizen Komentar Soal Lain

Padahal, Sawe sempat terlambat memulai startnya di Senggigi Square, Lombok Barat, tetapi di garis finis dia justru menjadi yang pertama.

Selain pelari Kenya Elisha Kiprotick Sawe, James Karana yang juga asal Kenya menempati peringkat kedua, diiikuti Abubakar asal Malaysia.

Adapun untuk kategori putri diraih oleh Naomi Jefkofif dan Valentine juga asal Kenya dan di posisi ketiga diraih oleh Hoo Lee Eng (Malaysia).

Lainnya adalah kategori pelari master dan nasional, baik putra maupun putri, yang antara lain diraih peserta dari Kalimantan Timur, Yogyakarta, Bandung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggata Barat (NTB).

Baca: Hujan Diperkirakan Turun di Perairan Batam - Bintan. Waspada Arus Laut yang Kuat

Baca: Tak Takut, Meski Terjadi Ledakan Bom. Presiden Jokowi Tetap ke Afganistan

Salah satunya adalah Iswandi yang tetap mengikuti event Lombok Marathon di kelas 10 kilometer, kemudian pelari asal NTT.

Meski juara, mereka belum mendapatkan medali, hanya hadiah uang tunai telah mereka raih, tertinggi Rp 10 juta rupiah untuk kelas 10 kilometer.

Di kelas 5 kilometer, para pemenang yang berhasil menuntaskan kemampuan lari mereka, untuk putra masing-masing adalah Johari Jihan asal Sumatra Selatan, Azhari, dan Difta.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved