Minggu, 26 April 2026

KISAH Yasser Arafat, Musuh Bebuyutan Israel yang Tak Pernah Bisa Mereka Bunuh

Pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina ( PLO) Yasser Arafat adalah salah satu musuh terbesar Israel.

The Jerusalem Post
Yasser Arafat 

TRIBUNBATAM.ID- Pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina ( PLO) mendiang Yasser Arafat adalah salah satu musuh terbesar Israel.

Sudah puluhan kali Israel mencoba membunuh pria kelahiran 24 Agustus 1929 itu, tetapi berulang kali pula Arafat lolos dari maut.

Salah satu upaya pembunuhan Arafat adalah pada 23 Oktober 1982. Saat itu, AU Israel nyaris menembak sebuah pesawat yang membawa 30 anak-anak Palestina yang terluka.

Pesawat itu nyaris ditembak jatuh karena diyakini Arafat berada di dalamnya.

Beruntung, akhirnya dipastikan Arafat tak ada dalam pesawat yang menuju ke Mesir itu.

Baca: Tiga Anak Palestina Tewas di Tangan Pasukan Israel

Di dalam pesawat itu hanya ada adik laki-laki Arafat yang menemani ke-30 bocah yang sakit tersebut.

Dan, wajah adik Arafat ini memang amat mirip dengan sang pemimpin PLO.

Kisah ini tercantum dalam sebuah buku yang juga menuding Ariel Sharon, yang saat itu menjabat menteri pertahanan Israel, memerintahkan untuk menembak jatuh pesawat sipil dalam upaya untuk membunuh Yasser Arafat.

Dalam artikel yang mengutip buku itu dan dimuat harian The New York Times, jurnalis Ronen Bergman mengatakan, dalam waktu sembilan pekan antara November 1982 hingga awal tahun 1983, jet-jet tempur Israel dikerahkan.

Setidaknya dalam lima kesempatan jet-jet tempur itu diperintah untuk menembak jatuh pesawat sipil yang diduga mengangkut Yasser Arafat.

Namun, setiap misi itu selalu dibatalkan tak lama setelah jet-jet tempur itu mengudara setelah dipastikan tak ada Arafat dalam pesawat-pesawat sipil tersebut.

Baca: TERKENAL Sekutu Terdekat, Ternyata Donald Trump dan PM Israel Saling Bantah Soal Yerusalem

Bergman menambahkan, saat dinas rahasia Israel, Mossad melaporkan bahwa Arafat kerap menggunakan pesawat komersial untuk bepergian, Sharon memutuskan, pesawat sipil dengan Arafat di dalamnya merupakan target yang sah.

Namun, sejumlah perwira AU Israel kerap tak menjalankan operasi itu karena menganggap perintah Sharon ilegal.

Yasser Arafat pada 1970.
Yasser Arafat pada 1970. (AFP/Getty)
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved