Sidak DPRD Bintan ke Kolam Sungai Enam Temukan Hal Mengejutkan. Apa Itu?
Kolam yang dicek tidak jauh dari lahan eks eksplorasi bauksit PT Antam di masa lalu, serta kebun warga Jepri dan pabrik es
TRIBUNBATAM.id, BINTAN-Camat Bintan Timur Rusli dan sejumlah anggota DPRD Bintan melakukan pengecekan kolam air buatan di Kampung Sungai Kalang, Kelurahan Sungai Enam, Selasa (6/2/2018).
Kolam yang dicek tidak jauh dari lahan eks eksplorasi bauksit PT Antam di masa lalu, serta kebun warga Jepri dan pabrik es. Pantauan Tribun yang ikut dalam rombongan ke lokasi, sepanjang jalan terdapat bekas bekas galian pasir di lokasi.
Baca: Terungkap! Kenapa Vampir di Film Mandarin Bergerak Melompat-lompat? Mengejutkan Alasannya!
Baca: Heboh! Dulunya Model, Wanita Cantik Ini Memutuskan Menjadi Satpam! Kisahnya Bikin Penasaran!
Baca: Heboh! Inilah 5 Mitos Unik Hewan yang Mendatangi Rumah Anda! Nomor 3 Paling Seram!
Baca: Menyeramkan! Inilah Penjara Paling Menakutkan! Tahanan Diperlakukan Tidak Manusiawi Begini!
Lahan di area banyak ditumbuhi tanaman semak belukar. Lokasinya sekitar 50an meter dari jalan utama Sei Enam. Gundukan tanah timbunan berserak di lokasi.
Sasaran pengecekan adalah kolam buatan yang belakangan ini ramai jadi buah bibir. Ada informasi, kalau kolam itu adalah untuk aktifitas bauksit. Isu bauksit belakangan memang tengah menjadi trending topik di Bintan.
Pengecekan Camat Bintan Timur Rusli serta sejumlah anggota DPRD di lokasi berlangsung lebih kurang 20an menit. Pengecekan lebih pada kolam kubangan yang sudah terbangun di lokasi.
Kolam air yang terdapat di lokasi tersebut berwarna kuning pekat. Di situ terdapat pipa saluran yang mengarah ke pabrik es di tepian sungai.
Camat mengatakan, kolam yang ada di lokasi bukan untuk aktifitas tambang bauksit seperti yang terdengar selama ini. "Jadi kalian lihat sendiri ini, ini bukan bauksit dan juga bukan untuk pembuangan limbah,"kata Rusli.
Hal itu juga dipertegas sejumlah anggota DPRD Bintan yang ikut dalam pengecekan. "Ini untuk kepentingan pabrik es. Kalau untuk pembuangan limbah (bauksit) kecil kayak begini satu jam berapa kali tersumbat,"ujar Hasriawadi, anggota DPRD Bintan.
Ketua Komisi I DPRD Bintan Nesar Ahmad mengatakan, pihaknya akan memantau perkembangan lebih lanjut aktifitas pabrik es yang sedang dalam tahap bangun tersebut.
"Informasinya kolam ini untuk kepentingan pabrik es. Nanti kita akan turun lagi mengecek aktifitasnya betul gak untuk pabrik es,"kata Nesar.
DPRD juga akan meminta pengelola pabrik es untuk mengurus izin pembangunan kolam kubangan di lokasi beserta pipa saluran yang sedang dalam tahap pembangunan. Sejauh ini memang belum ada izinnya. Diantaranya izin yang dikeluarkan oleh Dinas lingkungan hidup.
"Pokoknya urus izinnya. Yang jelas kita mendukung program usaha ini, jangan sampai usaha ini mendapatkan hambatan. Yang pasti gak ada bauksitlah di sini seperti wacana yang berkembang,"kata Nezar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sidak-dprd-bintan_20180206_181135.jpg)