Minggu, 12 April 2026

Penangkapan 1 Ton Sabu di Selat Philips

Empat ABK Kapal Sunrise Glory yang Diamankan Lanal Batam Mengaku Tidak Saling Kenal

Empat orang ABK Kapal Sunrise Glory yang di amankan mengaku tidak saling kenal kepada Penyidik Lanal Batam ketika diperiksa.

TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Salah satu ABK Kapal Sunrise Glory yang di amankan Lanal Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Empat orang ABK Kapal Sunrise Glory yang di amankan mengaku tidak saling kenal kepada Penyidik Lanal Batam ketika diperiksa. 

WAKASAL Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoeracman dalam Ekspose di Lanal Batam mengatakan, para ABK ini naik ke atas kapal dari berbagai daerah. Dan sepertinya hal ini sangat disengaja karena mereka ingin membuat satu jaringan yang terputus.

"Memang dia sengaja, dan mereka tidak saling kenal. Bahkan mereka tidak mengerti bahasa Indonesia saya bicara sendiri sama dia, dan dia tidak tahu bahasa Indonesia," sebut Achmad menerangkan.

Kemudian Achmad juga mengatakan, diduga masih ada barang yang disimpan didalam Kapal Sunrise Glory ini. "Semalam anjing pelacak sudah tidak sanggup lagi mencarinya. Bukan karena efek sabu, karena guncangan didalam kapal. Dan kita akan melakukan pemeriksaan lagi," sebutnya.

Pantauan Tribun di lapangan, keempat pelaku terlihat lesu dengan masing-masing tangan mereka di borgol oleh petugas. Kepala mereka juga di tutup sebo oleh petugas.

Ini merupakan tangkapan terbesar yang dilakukan Pihak keamanan laut Indonesia di tahun 2018. Sebelumnya polisi juga sempat mengamankan 1 ton sabu diatas kapal Wanderlast pada tahun lalu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved