Rabu, 8 April 2026

Ekonomi Jumat Berkah: Rupiah Makin Perkasa sementara Harga Emas Batangan Anjlok

Ekonomi Jumat hari ini, (13/4/2018), diwarnai dengan penurunan harga emas batangan dan naiknya nilai tukar rupiah.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Warga menunjukkan mata uang rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tahun emisi 2016 di lokasi penukaran uang di Blok M Square, Jakarta, Senin (19/12/2016). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Ekonomi Jumat hari ini, (13/4/2018), diwarnai dengan penurunan harga emas batangan dan naiknya nilai tukar rupiah.

Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM), turun cukup tajam.

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di level Rp 654.000. Posisi harga tersebut turun Rp 5.000 dari harga Kamis (12/4).

Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini turun Rp 4.000 menjadi Rp 585 per gram.

Berikut harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan sudah termasuk pajak:

1 gram : Rp 654.000
5 gram : Rp 3.172.000
10 gram : Rp 6.205.000
25 gram : Rp 15.437.000
50 gram : Rp 30.824.000
100 gram : Rp 61.599.000
250 gram : Rp 153.872.000
500 gram : Rp 307.543.000

Baca: Rusia Ejek Presiden AS Donald Trump yang Selalu Gunakan Diplomasi Twitter

Baca: Jerman Tegaskan Tidak Akan Ikut Campur Rencana Penyerangan ke Suriah, Trauma Perang Dunia?

Sementara itu, rupiah lebih bertenaga melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini.

Mata uang Garuda mampu unggul, meskipun risalah pertemuan FOMC mengisyaratkan kenaikan suku bunga AS akan lebih cepat.

Mengutip Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 18 poin atau 0,13 persen menjadi Rp 13.760 per dollar AS pada pukul 10.09 WIB. Sepekan ini, rupiah memang cenderung lebih tangguh di hadapan greenback.

Kurs tengah Bank Indonesia juga mencatat, rupiah terapresiasi 10 poin ke level Rp 13.753 per dollar AS.

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong mengatakan, risalah FOMC yang dirilis Rabu, dianggap cukup positif menyokong dollar AS sejak kemarin.

Hari ini, indeks dollar AS masih diperdagangkan stabil di kisaran 89,77 dari penutupan sesi kemarin di 89,75.

Namun, lanjut Lukman, BI juga masih berusaha menjaga rupiah di level saat ini. "Rupiah terpengaruh sentimen global, tetapi tidak terlalu volatil," ujarnya, Kamis.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved