Sabtu, 18 April 2026

Lebih Setahun Hilang Misterius, Dokter sekaligus Mantan Kepala RSUP NTB Ini Belum Juga Ditemukan

Mawardiyang, seorang dokter di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah hilang secara misterius sejak 23 Maret silam.

TRIBUNBATAM.id, MATARAM - Mawardiyang, seorang dokter di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah hilang secara misterius sejak 23 Maret silam.

Hingga kini, segala upaya yang telah dilakukan keluarga dan polisi setempat untuk Mawardiyang belum membuahkanhasil.

Kapolda Nusa Tenggara Barat, Brigjen Pol Drs Achmad Juri berjanji akan mencari keberadaan Dokter Mawardiyang tersebut.

Kapolda berkomitmen akan mengupayakan menemukan dokter Mawardi.

Hal itu disampaikan Achmad Juri setelah resmi menjabat sebagai kapolda Nusa Tenggara Barat yang baru menggantikan Brigjen Pol Firli.

Achmad Juri mengatakan siap menjalani tugas barunya di NTB dan menindaklanjuti sejumlah pekerjaan rumah yang masih ada, termasuk mencari Dokter Mawardi.

“Tentu besok setelah mendapatkan masukan dari Kapolda yang lama, jadi pekerjaan rumah, PR-PR yang ada akan kita tindaklanjuti," kata Achmad Juri kepada wartawan, Sabtu sore (20/4/2018).

Juri mengaku telah bicara dengan Firli terkait sejumlah kasus yang belum terselesaikan selama Firli menjabat di NTB.

Salah satunya adalah kasus hilangnya Dokter Mawardi, mantan kepala Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB.

Baca: Pengakuan Dokter Bimanesh. Lewat Telepon Fredrich Bilang: Dok, Skenarionya Kecelakaan

Baca: Inilah Dokter James Marion, Dokter Bedah Organ Kewanitaan Paling Brutal! Patungnya pun Dibenci!

Achmad Juri juga menyatakan komitmennya untuk menemukan Mawardi, sang dokter yang hilang misterius itu.

Ditanya apakah secara khusus Juri dan Firli membicarakan masalah kasus hilangnya dokter Mawardi, Juri menegaskan seluruh masalah yang belum tuntas dibicarakan.

“Seluruhnya, seluruhnya ya, karena kita tidak hanya bicara masalah operasional tetapi juga pembinaan. Semua kita bicarakan mulai dari perencanaan sampai pengendalian,” katanya yakin.

“Harusnya semua masalah menjadi tanggung jawab kita, kewajiban kita, dan kita upayakan,” tandasnya saat ditanya komitmen dan kesungguhan mencari Dokter Mawardi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved