Breaking News:

ATB Kembali Gulung Sambungan Pipa Ilegal Sepanjang 400 Meter di Muka Kuning

Tim terpadu ATB kembali memutus sambungan air ilegal di kawasan Kampung Salak, Muka Kuning, Kamis (19/4/2018) sepanjang 400 meter.

Editor: Mairi Nandarson
HUMAS ATB
Tim terpadu ATB menemukan sambungan pipa ilegal aliran air bersih ATB di kawasan Kampung Salak, Muka Kuning. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim terpadu ATB kembali memutus sambungan air ilegal di kawasan Kampung Salak, Muka Kuning, Kamis (19/4).

Tidak tanggung-tanggung, sambungan ilegal yang berhasil digulung sepanjang 400 meter.

"Tim berhasil menemukan dua titik sambungan ilegal, setelah ditelusuri ada sekitar 400 meter pipa sambungan berukuran 1 inchi dan 3/4 inchi yang disambung ke rumah-rumah warga. Pipa-pipa ini langsung kita putus dan diamankan," jelas Wisdarman, Supervisor Non Revenew Water ATB.

Baca: ATB Berikan Beasiswa Pelajar dan Mahasiswa Berprestasi, Ini Besaran Beasiswanya!

Baca: Kartini Cheerleaders Club Meriahkan Malam Final ATB Cup IX Tribun Futsal Champhionship 2018

Baca: Kini Bayar Tagihan Air ATB Bisa di Bank Bukopin dan Alfamart

Sambungan ilegal tersebut dibuat dengan cukup rapi. Aliran air diambil langsung dari pipa distribusi ATB 150 mm untuk menyuplai ke wilayah Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Muka Kuning 2. Sambungan air ilegal dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk dialirkan ke rumah tanpa legalitas resmi di kawasan tersebut.

"Pipa-pipa satu inchi di timbun di samping jalan menuju ke rumah-rumah warga. Semua sudah kita tutup dan dibongkar," lanjut Wisdarman.

Pemutusan sambungan air ilegal tersebut juga sempat disaksikan oleh warga sekitar. Di antara mereka ada yang penasaran dengan pemutusan yang dilakukan oleh tim ATB.

Setelah diputus tim ATB, warga sekitar baru mengetahui sambungan aliran air tersebut adalah sambungan air ilegal.

"Saya sempat ditawari untuk memasang pipa baru untuk mendapatkan aliran air. Namun, saya masih ragu apakah itu benar-benar dari ATB. Mereka melakukan pemasangan pipa tersebut pada malam hari begitu," ujar seorang warga.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved