Jumat, 15 Mei 2026

HONORER PEMKO BATAM DIHAJAR ISTRI POLISI

Honorer Pemko Batam Dipanggil Propam Polda Pasca Videonya Viral Dihajar Oknum Istri Polisi

Setelah viral di medsos, Propam Polda Kepri panggil honorer Pemko Batam yang viral dianiaya oknum istri polisi, belum lama ini.

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Istimewa
PENGANIAYAAN DI BATAM VIRAL - Tangkap layar oknum istri polisi aniaya honorer Pemko Batam dekat Alun-alun Engku Putri, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (10/9/2025). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - KP (24), pegawai honorer Pemko Batam yang viral dianiaya oknum istri polisi, Rabu (10/9/2025) lalu dekat Alun-alun Engku Putri Batam Center, dipanggil Propam Polda Kepri.

Kepada TribunBatam.id, KP mengatakan ia sudah memberikan keterangan kepada Divisi Propam Polda Kepri pada Kamis (11/9/2025) sore.

Saat itu Propam Polda Kepri menanyakan terkait kejadian viral yang dialami KP, apalagi pelaku--FB, dikait-kaitkan dengan Ibu Bhayangkari.

"Kemarin sore sudah saya berikan keterangan kepada Polda Kepri," kata KP, Jumat (12/9/2025).

Propam Polda Kepri juga menanyakan informasi terkait polisi yang menjadi suami FB.

Namun karena tak terlalu mengenal polisi yang dimaksud itu, KP memberikan jawaban sepengetahuannya saja.

Ia mengaku tak mengenal dekat suami FB. Diakui KP, ia pernah bertemu dengan suami FB beberapa kali, di tahun 2022 dan 2024, tetapi itu pun bersama pelaku--FB, yang tak lain teman lama KP.

Saat itu FB dan suaminya datang bersamaan.

Belum Ada Permintaan Maaf

KP yang merupakan Miss Earth Kepri 2019 itu melanjutkan, meski kasusnya sudah viral, sampai saat ini belum ada permohonan maaf dari pelaku--FB. 

Jika pun ada, KP masih pikir-pikir. Sebab ia belum bisa memaafkan perbuatan pelaku kepadanya.

"Sampai saat ini tidak ada yang WA ataupun yang komunikasi dengan saya. Tapi kalau pun ada yang meminta untuk berdamai, dari hati saya sendiri belum bisa menerima," ujarnya.

Lebih lanjut, KP mengaku saat ini dirinya sudah bisa beraktivitas, meski beberapa bagian tubuhnya masih cukup sakit.

"Kalau sepintas memang tidak ada luka, karena pelaku hanya melakukan pemukulan di bagian leher belakang dan bagian kepala. Selebihnya, rambut saya dijambak," kata KP.

Ia melanjutkan, bagian kepala dan lehernya masih sakit. Namun dirinya sudah bisa kembali bekerja.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved