HEBAT! Tak Bisa Melihat, Pria Ini Mampu Bermain Skateboard. Begini Dia Beraksi

tak seorang pun yang dapat membayangkan seorang pria buta dapat bermain skateboard.

Marcelo Lusardi bermain skateboard/Instagram 

TRIBUNBATAM.id - Saat ini orang buta dapat hidup normal seperti yang dilakukan orang sehat umumnya. Namun tak seorang pun  dapat membayangkan seorang pria buta dapat bermain skateboard.

Pria buta berusia  20 tahun ini membuktikannya.    

Dikenal sebagai pemain skateboard Buta,  Marcelo Lusardi  kehilangan penglihatannya  dua tahun lalu ketika ia didiagnosa Leber hereditary optic neuropathy (LHON) yang merupakan penyakit kelainan genetik disebabkan oleh mutasi.

Marcelo Lusardi/Instagram
Marcelo Lusardi/Instagram ()

Penyakit itu menyerang mata kanannya, tak lama kemudian mata kirinya juga terserang penyakit yang sama. hingga kemudian ia  buta total.

Lahir di Argentina dan tinggal di Spanyol, Marcelo sempat depresi dengan keadaannya. Beruntungnya seorang teman ayahnya  membantu dirinya untuk menghadapi kenyataan dan bangkit dari depresi.

Marcelo pun memulai bergaul dengan teman-teman di taman skateboard, dimana ia biasa belajar bermain skateboard. Temen-temannya memberi semangat agar Marcelo kembali bermain Skateboard. Namun kali ini Marcelo bermain skateboard menggunakan tongkat.

Marcelo mengatakan dalam keadaan normal dirinya bisa bermain skateboard dengan mudah. Namun, kini ia harus belajar lagi.

Sebelum skating dirinya harus memeriksa sekeliling dengan perasannya.  Suara dari teman-temannya membantu ia memposisikan diri untuk bermain  skateboard. lambat laun, Marcelo sudah terbiasa dengan arena permainan skateboard dan memulai bermain.

Dengan bantuan temannya dan  belajar mengunakan indra dan tongkat ia belajar menganalisa taman bermain tersebut. Ia tak hanya belajar bermain skateboard saja, namun ia mampu melakukan trik  yang sebagian besar orang normal tak bisa melakukannya. 

"Aku berpikir, setelah dua mata ku buta, aku baru mengerti siapa aku dan apa yang ingin kulakukan.  Orang-orang yang memiliki masalah berpikir itu adalah akhir dari dunia, tapi pada akhirny kamu bisa memecahkan masalah tersebut,a' katanya kepada koran Spanyol El Pais. (odditycentral)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved