Selasa, 5 Mei 2026

Libur Lebaran dan Sekolah, Inilah 8 Film Bioskop yang Patut Anda Tonton Bersama Keluarga

Di masa liburan Lebaran Idul Adha dan liburan sekolah, ada sejumlah film layar lebar yang patut mengisi liburan Anda.

Tayang:
bbc indonesia
Film Sicario: Day of the Soldado 

Danes dan Parsons pun harus berupaya keras untuk mencari jalan bagaimana mereka harus membesarkan anaknya.

A Kid Like Jake telah ditayangkan secara perdana di Festival Film Sundance, dan dipuji-puji kritikus dengan komentar "Claire Danes dan Jim Parsons bermain sangat menjanjikan" dan "sebuah potret yang sensitif bagaimana menjadi orang tua zaman sekarang".

Film ini mulai tayang di bioskop pada 8 Juni.

6. Ocean's 8



Anne Hathaway berperan sebagai seorang selebritas papan atas yang mengenakan perhiasan seharga 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2 triliun ke acara fashion besar, Met Gala.

Dan tanpa diketahuinya, dia telah menjadi target perampokan sekelompok perampok perempuan.

Komplotan perampok itu dikepalai oleh Debbie Ocean (Sandra Bullcok), saudari dari Danny Ocean (perampok yang diperankan oleh George Clooney di film Ocean's Eleven).

Ocean pun mengumpulkan tim beranggotakan perempuan yang diperankan oleh Cate Blanchett, Mindi Kaling, Rihanna, Awkwafina dan Sarah Paulson untuk melakukan perampokan.

Film ini juga menghadirkan sejumlah nama beken di dunia fashion seperti Anne Wintour dan Alexander Wang.

Ocean's 8 tayang di Indonesia mulai 8 Juni.

7. Leave No Trace

Winter's Bone, film yang berkisah tentang kemiskinan dan upaya bertahan hidup di Amerika, adalah salah satu film paling dipuji pada 2010.

Film ini pulalah yang membawa nama Jennifer Lawrence menjadi bintang.

Meskipun begitu, sang sutradara, Debra Granik, belum lagi membuat film, sampai Leave No Trace.

Film ini masih mengangkat tema yang tidak jauh berbeda. Kali ini mengisahkan tentang ayah dan anak yang tinggal di hutan.

Sang ayah (Ben Foster) ingin membesarkan putrinya (Thomasin McKenzie) di hutan agar terlepas dari pengaruh buruk kehidupan sosial zaman sekarang dan korupsi.

Namun, langkahnya itu terkendala oleh otoritas yang menuduh keduanya hidup di lahan publik, dan memaksa sang anak masuk ke sekolah umum.

Sang putri pun mulai merasa sang ayah membesarkannya dengan cara yang salah.

Kritikus dari Vanity Fair, Richard Lawson menyebut, "karya Granik ini sangat sederhana, tetapi tetap artistik.

Dia mengarahkan film ini dengan kesahajaan.

Kisah tentang orang yang hilang dan kembali menemukan jati dirinya di Amerika.

Hal yang sangat jarang kita dapatkan di layar lebar.

Film ini mulai tayang di bioskop Amerika dan Inggris pada 29 Juni.

8. The Happy Prince



Tahun-tahun terakhir kehidupan pujangga Oscar Wilde bisa dibilang tragis, jauh berbeda dibandingkan kehidupannya ketika dikenal sebagai penulis drama dan cerita pendek yang cerdas.

Semua itu bermula ketika dia mengaku sebagai homoseksual di Inggris.

Kala itu, homoseksualitas adalah kejahatan.

Dia pun dihukum penjara dua tahun.

Kemudian, Wilde melarikan diri ke Prancis, di mana dia berakhir hidup miskin.

Rupert Everett berperan sebagai Wilde, dan sekaligus menyutradarai film ini.

Pengulas film Screen International, Fionnuala Halligan menulis, "Perjuangan berat Wilde hidup sebagai dirinya sendiri, dibuang dengan gumulan talentanya yang luar biasa, digambarkan dengan meyakinkan dan menyedihkan oleh Rupert Everett, baik di depan maupun di belakang layar."

7. McQueen



Diluncurkan pada bulan yang sama dengan dokumenter tentang perancang busana Vivienne Westwood: Punk, Icon, Activist, McQueen menghadirkan kisah yang lebih tragis.

Alexander McQueen, 40, bunuh diri pada tahun 2010. Namun, warisannya untuk dunia fashion amatlah kuat.

Sutradara Ian Bonhôte dan Peter Ettedgui, ditolak oleh keluarga McQueen dan rumah modenya, untuk berpartisipasi dalam film dokumenter ini.

Meskipun demikian, kritikus New York Magazine, Emily Yoshida, menyatakan hasilnya tetap sangat layak ditonton dan dipuji.

"Musik pengiring yang moody karya Michael Nyman serta editing suara yang ciamik, membuat, bahkan penggemar McQueen sekalipun menemukan fakta dan nuansa baru dalam dokumenter ini.

"Dokumenter ini mengingatkan kita bahwa fashion ternyata juga adalah sebuah karya seni yang emosional. Dan karya-karya McQueen mungkin adalah karya fashion paling emosional yang pernah ada."

Film ini akan tayang di Inggris pada 8 Juni.

8. Maquia: When the Promised Flower Blooms



Mari Okada adalah salah satu penulis anime terbaik di Jepang. Namun, dia nyaris tidak dikenal di belahan dunia lainnya.

Dengan debut film animasinya, Okada, kemungkinan akan memperoleh pengakuan yang layak dia dapatkan oleh dunia internasional.

Film kartun tradisional ini mengangkat kisah feminis tentang seorang anak perempuan yang tinggal di lingkungan kerajaan, yang memberontak dan memutuskan untuk mengambil alih hidup dan takdirnya sendiri.

Akan tayang di Australia pada 7 Juni, belum diketahui apakah film ini akan tayang di Indonesia. (bbc indonesia)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved