Jumat, 17 April 2026

Torpedo Manusia, Senjata Rahasia yang Pernah Jadi Andalan Kopaska

Banyak cara bagi pasukan khusus dari berbagai negara agar dapat menenggelamkan kapal perang musuh secara rahasia dan efektif,

Torpedo manusia untuk menyerang kapal musuh 

TRIBUNBATAM.id - Banyak cara bagi pasukan khusus dari berbagai negara agar dapat menenggelamkan kapal perang musuh secara rahasia dan efektif, salah satunya adalah dengan menggunakan ‘torpedo’ yang dikendalikan manusia (human torpedo).

Dengan bentuknya yang merupakan kapal selam mini senjata khusus bawah laut jenis ini sebenarnya sama sekali tidak nyaman.

Pasalnya susah dikendalikan, sehingga kerap dijuluki senjata bunuh diri (suicide weapon).

Pasukan Jepang termasuk yang pernah menggunakan human torpedo dalam PD II dengan cara menabrakkan ke kapal perang Sekutu secara langsung.

Baca: Hebat, Ini Tontaipur Kostrad, Pasukan Elite TNI AD, Jago Kubur Diri Pakai Pelepah Daun Pepaya

Dalam sejarahnya, human torpedo pertama kali dioperasikan oleh AL Italia semasa Perang Dunia I yang terjadi pada 1914-1918.

Saat itu, sebuah torpedo yang dalam bahasa Italia yang disebut Malale ditumpangi dua personel AL, lalu dengan sistem kendali sederhana diarahkan ke kapal perang musuh.

Agar tak terlihat musuh, senjata ini hanya dioperasikan pada waktu malam dan tepat pada kemunculan bulan baru.

Ketika torpedo sudah meluncur ke kapal musuh, dua personel pengendalinya buru-buru melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Baca: Menegangkan, Begini Kisah Paspampres Indonesia Hampir Tembak Pengawal PM Israel

Hasilnya ternyata luar biasa kapal musuh meledak begitu dihantam torpedo dan tenggelam.

Padahal dau personel pengendalinya, yakni Rafaelle Paolucci dan Rafaelle Rossetti yang hanya menggunakan baju selam tanpa alat bantu pernapasan.

Tapi berkat keberanian dan sebenarnya sekaligus kenekatannya mereka bisa menenggelamkan kapal tempur Viribus Unitis dan kapal barang Wien milik AL Austro-Hungaria.

Sayang, karena tidak disertai kapal pendukung untuk melarikan diri keduanya berhasil ditangkap lalu dijebloskan ke dalam tahanan.

Baca: Inilah Percakapan Terakhir Jenderal Benny Moerdani dan Sniper Musuhnya

Tapi pengalaman itu tak membuat mereka jera. Pada peperangan berikutnya, Decima Flottiglia (Armada Kapal Tempur AL Kerajaan Italia) mengoperasikan lagi human torpedo pada Perang Dunia II (1942).

Caranya adalah dengan pengendalian oleh personel yang sudah dilatih khusus, yakni seorang pasukan katak (frogman) yang biasa disebut noutatori untuk menyerang kapal perang Inggris.

 
AL Inggris Pada Oktober 1942 juga mencoba untuk menjebol kapal perang AL Jerman, Tirpitz, dalam Operasi Title menggunakan human torpedo.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved