Ide Bisnis
Westbike Messenger Service, Jasa Kurir Barang Pakai Sepeda yang Anti-Macet
Bisnis jual beli via online telah menumbuhkan sektor jasa logistik yang sangat signifikan.
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Bisnis jual beli via online telah menumbuhkan sektor jasa logistik yang sangat signifikan.
Keberadaan jasa logistik semakin menjamur dengan berbagai inovasi.
Hendi Rachmat (41) pun tak mau ketinggalan dengan tren bisnis logistik ini.
Berawal dari tahun 2013, bersama dua rekanannya, Hendi mulai membangun bisnis jasa logistik dengan merek Westbike Messenger Service (WMS).
Yang membuat bisnisnya unik, kurir pengiriman jasa logistiknya menggunakan sepeda.
Hendi tersenyum ramah sembari menuntun sepedanya ketika ditemui Kompas.com selepas live di Studio Silver Kompas TV.
Dirinya mengaku berangkat ke kantor Kompas TV bersepeda dari kantornya di kawasan Kebayoran Lama.
Setelah beramah tamah sedikit, Hendi, sebagai Founder sekaligus COO Westbike mulai bercerita perjalanan awal bisnisnya yang hanya iseng untuk mengisi kegiatan komunitas sepeda saja.
Baca: Gelontorkan Rp16,6 Triliun, PGN Resmi Mengintegrasi Pertagas
Baca: Ambisi BP Batam: Turunkan Tarif Logistik & Bangun Pelabuhan Batuampar, Super Panama pun Bisa Singgah
Sebelumnya, merek dagang Westbike sendiri merupakan nama toko sepedanya yang didirikan pada tahun 2010 di daerah Jakarta Barat.
"Tahun 2013 saya mengubah bisnis saya dari toko sepeda menjadi jasa pengantaran paket atau dokumen dengan sepeda bersama teman-teman komunitas di Westbike sendiri. Berasal dari iseng-isenglah dari bisnis komunitas aja buat mengisi waktu luang anak-anak komunitas yang masih pada kuliah waktu itu," jelasnya kepada Kompas.com, Selasa (3/7/2018).
Hingga akhirnya pada tahun 2016, bisnis jasa logistik semakin berkembang, Hendi pun memutuskan untuk mengubah Westbike menjadi perusahaan resmi berbadan hukum.
Saat ini, Westbike bahkan sudah membuka 4 cabang di Bandung, Medan, Surabaya, dan Lampung.
Bermodalkan Rp 2,5 Juta
Hendi mengaku, dirinya tak terlalu banyak menggelontorkan modal saat bisnisnya baru saja dimulai.
Hanya bermodalkan Rp 2,5 juta untuk pencetakan buku bon tanda terima, WMS dapat berkembang hingga menjadi perusahaan dengan omset Rp 200 juta per bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/westbike-messenger-service-kurir-sepeda_20180704_110903.jpg)