Sabtu, 2 Mei 2026

Beralasan Istri Lagi Sakit dan Sedang Hamil, Pria Ini Perkosa Bidan yang Disuruh Datang ke Rumahnya

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi berhasil meringkus pria berinisial ES, pemerkosa bidan desa yang terjadi di Ukui, Pelalawan

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
majhapaper
ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNBATAM.id, PELALAWAN - Dengan alasan istrinya sedang sakit dan lagi hamil seorang pria di Pelalawan, Riau, tega memperkosa bidan desa yang berniat menolong pasiennya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi berhasil meringkus pria berinisial ES, pemerkosa bidan desa yang terjadi di Ukui, Pelalawan. 

Kasus kekerasan seksual yang dialami bidan desa Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui menyedot banyak perhatian. 

Baca: Link Live Streaming Liga 1 2018 Persija Jakarta vs PSMS Medan. Misi Berat Ayam Kinantan

Baca: Ada Cacat Aplikasi, Pesan WhatsApp Bisa Disalahgunakan?

Baca: Inilah Pria yang Beruntung Bawa Sepeda Idaman Pra Biker Saat Door Prize Fun Bike bersama Awal Bros

Selain sebagai bidan desa yang terkenal ramah, korban juga langsung bergerak bila ada yang butuh pertolongan. 

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Eka Putra, kepada tribunpelalawan.com, menuturkan sudah menjenguk korban. 

"Kemarin mata korban masih bengkak. Kita senang mendengar pelaku sudah tertangkap. Terimakasih buat polisi," tandas politisi Partai Golkar Ini, Jumat (10/8/2018). 

Tersangka kasus pemerkosaan bidan di Desa Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui dibekuk tim gabungan Jatanras Polda Riau, Satreskrim Polres Pelalawan, dan Polsek Ukui pada Jumat (10/8/2018).

Hingga kini tersangka masih diperiksa secara intensif.

Baca: Rayakan Hari Kemerdekaan, Gramedia Beri Diskon Aneka Produk Sport Hingga 40 Persen

Baca: Pelebaran Jalan dari Simpang Kuda ke Bengkong Sudah Mulai Dikerjakan. Ini Penampakannya

Baca: Ini Alasan Bulog Dukung Disperindag Gelar Pasar Murah di 3 Pasar Milik Pemerintah di Batam

Pada malam kejadian, Senin (6/8/2018), ternyata korban baru saja berbuka puasa ketika pelaku menjemput wanita itu ke rumahnya.

"Waktu kami menjenguk korban di RSUD Selasih, dia bercerita hari itu dia puasa dan baru berbuka," ungkap Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Eka Putra, kepada tribunpelalawan.com, Jumat (10/8/2018).

Eka Putra mencertakan, wanita berkerudung itu sedang menjalani puasa Senin dan Kamis alias puasa Sunnah pada hari kejadian.

Ketika tersangka datang ke kediamannya untuk menjemputnya dengan alasan istrinya yang tengah hamil sedang sakit, korban memakan makanan berbuka puasa.

Baca: Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Adha pada Hari Rabu, 22 Agustus 2018

Baca: Tak Bisa Tunjukkan IMB, Satpol PP Bintan Segel Sebuah Tower di Kelurahan Sei Lekop, Bintan Timur

Bindes yang sudah delapan tahun bertugas itu hanya meneguk secangkir air putih sebagai tanda berbuka puasanya.

Lantaran pelaku sudah mendesak dan instingnya sebagai pelayan kesehatan langsung merespon secara otomatis.

Meskipun tubuhnya masih lemas karena berpuasa Sunnah, ia mementingkan kesehatan pasien yang ditanganinya.

Hingga akhirnya mereka tiba di rumah pelaku, ia diarahkan ke kamar dimana istri pelaku terbaring.

Namun saat dicek ke dalam, ternyata kamar tersebut kosong.

Pelaku langsung mengunci pintu kamar hingga terjadilah kekerasan seksual di malam naas itu.

Korban dicekik hingga tak sadarkan diri.

Sang bidan siuman setelah teleponnya berbunyi dan melihat pakaiannya sudah terlepas.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan, AKB Teddy Ardian SIK menyatakan pelaku diringkus di daerah Indragiri Hulu (Inhu) oleh personil gabungan Polsek Ukui dan Satreskrim Polres Pelalawan serta tim Jatanras Polda Riau.

Setelah tim gabungan mencari keberadaannya sejak tindak pidana pemerkosaan itu dilaporkan korban.

"Alhamdulilah, karena doa masyarakat dan kerjasama tim pelaku berhasil diamankan.

Sekarang kita periksa dulu. Nanti data lengkap menyusul ya," ungkap Kasat Teddy kepada tribunpelalawan.com, Jumat (10/8/2018).

Kasat Teddy mengungkapkan kasus kekerasan seksual terhadap Bindes di Ukui menjadi prioritas lantaran menyedot perhatian masyarakat.

Pelaku pemerkosaan bidan di Desa Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalwan berhasil diamankan tim gabungan Jatanras Polda Riau, Polres Pelalawan, dan Polsek Ukui pada Kamis (9/8/2018) malam.

Petugas melumpuhkan tersangka dengan timah panas di kaki sebelah kanan.

Setelah ditangkap, barulah terungkap identitasnya.

Namanya berinisial ES (30) yang tercatat sebagai warga Desa Petaling Jaya Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

ES diciduk di Jalan Lintas Timur Simpang Kancil Kecamatan Batang Gansal Inhu tepat disebuah bengkel milik warga.

"Jadi kasusnya pemerkosaan disertai dengan pencurian dengan kekerasa (Curas)," terang Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK, kepada Tribunpelalawan.com, Jumat (10/8/2018).

Perburuan terhadap ES berawal dari Rabu (8/8/2018), tim Jatanras Poldar Riau bersama Satreskrim Polres Pelalawan, dan Unit Reskrim Polsek Ukui mendapat informasi dari masyarakat bahwa ES merupakan pelaku pemerkosaan disertai dugaan pencurian dengan kekerasan berada di wilayah Batang Gansal, Inhu.

Kemudian tim gabungan berangkat menuju lokasi pria bejat itu. Selama dua hari melakukan penyelidikan dan profiling di Batang Gansal. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Anggota DPRD Pelalawan Jenguk, Begini Kondisi Bidan Desa Korban Pemerkosaan di Ukui, Pelaku Didor

Tags
bidan
Riau
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved