Rabu, 22 April 2026

KRISIS EKONOMI TURKI

Presiden Erdogan Melawan, Turki Akan Boikot Produk Elektronik AS, Termasuk iPhone

Kami akan menghasilkan lebih banyak, kami akan mengekspor lebih banyak. Menghasilkan, memproduksi, dan menghasilkan. Ekspor, ekspor, dan ekspor

Kompas.com
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan 

“Kami akan menghasilkan lebih banyak, kami akan mengekspor lebih banyak. Menghasilkan, memproduksi, dan menghasilkan. Ekspor, ekspor, dan ekspor. Kami akan membuka lebih banyak pekerjaan. Kami akan berusaha lebih keras, ” tekadnya.

“Jika kita menghentikan produksi dan hanya menunggu, atau mengarahkan uang kita ke mata uang asing dengan mengatakan ada bahaya, maka kita akan berlutut di hadapan musuh kita,” katanya.

Dia juga mendesak warga Turki untuk menukar dolar mereka dengan lira dalam apa yang disebutnya tawaran untuk "bertarung melawan plot."

Turki saat ini diketahui melakukan pendekatan ke China dan Rusia untuk membangun kemitraan ekonomi jangka panjang.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu, Selasa, melakukan pembicaraan dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov pada Konferensi Kedutaan ke-10 di Ankara.

Çavuşoğlu mengatakan, sanksi yang diberlakukan oleh AS terhadap Turki hanya akan menghancurkan reputasi AS di dunia internasional karena hal itu adalah perbuatan pengecut.

"Era bullying seperti ini harus berakhir," kata Çavuşoğlu dalam jumpa pers bersama Lavrov setelah pembicaraan, "Kami menentang AS atau negara mana pun yang menerapkan sanksi dengan dcara seperti ini," tambahnya.

Lavrov mengatakan bahwa kebijakan sanksi AS tidak sah dan tidak dibenarkan dalam perdagangan internasional.

Rusia berjanji akan membantu Turki dalam mengatasi masalah-masalah ekonomi ke dua negara itu.

Beberapa waktu lalu, media China menyebutkan bahwa negara itu juga akan melakukan "ekspansi strategis" di Turki sebagai pintu masuk ke Eropa.

China disebutkan akan mengambil-alih satu dari tiga pelabuhan terbesar di Turki serta jaringan kereta api serta mendorong investasi besar di negara yang di ambang kebangkrutan tersebut.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved