Selasa, 21 April 2026

Gandeng Rusia-China dan Iran, Turki Bersiap Lawan Balik Amerika Serikat

Ditekan Amerika Serikat, Turki melawan balik menggertak pakai koalisi Rusia-China dan Iran. Bakal perang?

AFP
Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan di Beijing untuk membahas skema perbaikan ekonomi negara yang terancam bangkrut itu di Beijing, beberapa waktu lalu. 

Bom nuklir yang bisa digunakan untuk mempersenjatai pesawat B-2 Spirit dan F-35 itu oleh Rusia diyakini telah disimpan di Incirlik sebanyak 50 unit.

Sementara Iran bisa berkoalisi dengan Turki karena sama-sama menjadi pendukung Presiden Suriah Bashar al Assad yang kekuasannya berusaha ditumbangkan oleh AS.

Sedangkan China berusaha ‘menguasai’ Turki secara ekonomi sekaligus membuat panas AS.

Pasalnya, sesungguhnya China merupakan musuh bebuyutan AS di kawasan Laut China Selatan.

Munculnya koalisi Rusia-Turki-Iran-China yang terbentuk gara-gara konflik di Suriah itu mungkin tidak diduga oleh AS.

Akibatnya, nyali AS terhadap Turki pun jadi meredup dan membuat AS, harus makin bersikap hati-hati terhadap Turki. (Intisarionline)

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved