Sebaiknya Anda Tahu

Ketika Presiden Soekarno Mengamuk di Gedung Putih Amerika Serikat : To Hell With Your Aid!

Soekarno mulai tak sabar karena Eisenhower juga tak muncul. 5 Menit kemudian Soekarno mulai mengamuk di Gedung Putih.

Wikimedia Commons
Soekarno saat berpidato di depan kongres Amerika Serikat 

Soekarno mulai tak sabar, bahkan ketika jam menunjukkan pukul 10.25, Eisenhower juga tak muncul.

5 Menit kemudian Soekarno mulai mengamuk di Gedung Putih.

Ia mendatangi protokoler Gedung Putih sembari mencak-mencak.

"Apa-apaan ini! Kalian yang menetapkan pertemuan pukul 10.00, hingga pukul 10.30 presiden kalian belum datang juga! Apakah kalian memang bermaksud menghina saya? Sekarang juga saya pergi!" bentak Sukarno.

Baca: Inilah Sejarah Berdirinya Paspampres, Berawal Dari 8 Pemuda Yang Jadi Perisai Hidup Soekarno

Baca: Inilah Menu Sambal Kegemaran Presiden Soekarno dan Soeharto saat Jalani Tugasnya

Baca: Masa Penjajahan Belanda, Soekarno Pernah Menghuni Penjara Sukamiskin. Begini Kisahnya

Tahu bahwa Soekarno marah, protokoler tersebut kemudian masuk ke dalam ruangan dan meminta maaf.

Selanjutnya keluarlah Eisenhower menampakkan batang hidungnya dan mempersilakan Soekarno masuk ke ruangannya.

"Ia (Eisenhower) tidak mohon maaf, juga tidak berniat memohon maaf ketika akhirnya saya diantarkan ke dalam," beber Soekarno.

Niatnya semakin dekat dengan Indonesia namun Eisenhower membuat kesalahan fatal ketika sengaja membuat Soekarno marah.

Yang ada hubungan kedua negara malah semakin jauh dari akrab.

Beberapa saat setelah kejadian itu, Amerika menawarkan bantuan kepada Indonesia.

Tapi langsung ditolak Soekarno dengan sengitnya sembari berkata "To Hell with your Aid!," teriak si Bung Besar.

Setelah John F Kennedy terpilih menjadi presiden AS maka hubungan dengan Indonesia membaik.

Tapi memburuk lagi setelahnya ketika Kennedy tewas ditembak dan penggantinya Lyndon B Johnson tak pernah mau lagi menjalin keakraban dengan Indonesia. (Seto Aji/Grid.ID)

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved