BPJS KESEHATAN

BPJS Fasilitasi Peningkatan Kompetensi Dokter

Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan selalu berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada peserta

BPJS Fasilitasi Peningkatan Kompetensi Dokter
Tribun Batam/Ist
Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Lingga foto bersama dalam kegiatan. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan selalu berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada peserta, baik itu di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan juga di fasilitas kesehatan tingkat rujukan.

Dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan program pengelolaan penyakit kronis dan program rujuk balik di FKTP, BPJS Kesehatan Kabupaten Lingga bersinergi dengan IDI Kabupaten Lingga melaksanakan mentoring dokter spesialis kepada dokter umum FKTP di Kabupaten Lingga.

Baca: BPJS Ketenagakerjaan Beri Penghargaan Platinum, Salah Satunya Caterpillar Indonesia Batam

Baca: Yuk, Isi Skrining Kesehatan di Mobile JKN-KIS BPJS Kesehatan

Baca: Caterpillar Indonesia Batam dan 2 Perusahaan Raih Penghargaan Platinum BPJS Ketenagakerjaan

“Mentoring dokter spesialis kepada dokter umum di FKTP yang berada di Kabupaten Lingga dilaksanakan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program pengelolaan penyakit kronis dan program rujuk balik di FKTP,” jelas Muherry, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Lingga melalui pers rilis, Kamis (20/9/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan di Dabo Singkep Kabupaten Lingga ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, perwakilan profesi IDI, IBI, IAI, IAKMI Kabupaten Lingga dan pesertanya adalah dokter umum di FKTP dan anggota IDI Kabupaten Lingga. Peserta mendapat SKP dari IDI wilayah Kepri dimana total SKP nya adalah 14 SKP.

“Kegiatan ini difasilitasi BPJS Kesehatan melalui IDI Lingga untuk lebih meningkatkan kompetensi dokter umum FKTP di daerah kepulauan," ungkap Muherry.

Menurut Muherry, kegiatan ini adalah upaya BPJS Kesehatan bekerja sama dengan IDI Kabupaten Lingga untuk meningkatkan mutu pelayanan di FKTP terutama yang berada di pulau-pulau. Melalui kegiatan ini, dokter FKTP diharapkan lebih terampil dalam menangani peserta JKN-KIS penderita hipertensi dan DM.

Dengan demikian, peserta JKN-KIS yang berada di pulau-pulau mendapatkan pelayanan kesehatan yang mutunya sama dengan peserta JKN-KIS perkotaan.

Hingga saat ini, BPJS Kesehatan Kabupaten Lingga yang termasuk dalam wilayah keerja BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang telah bekerjasama dengan 14 FKTP dan 1 Apotek PRB. Sementara secara total, BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang telah bekerja sama dengan 93 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 10 rumah sakit dan 1 klinik utama mata, 7 apotek PRB dan 6 optik yang tersebar di seluruh wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang.

Secara nasional, sampai dengan 10 Agustus 2018, terdapat 200.734.182 jiwa penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta program JKN-KIS. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.390 FKTP yang terdiri dari 9.884 Puskesmas, 5.058 Dokter Praktik Perorangan, 5.544 Klinik Non Rawat Inap, 676 Klinik Rawat Inap, 21 RS Kelas D Pratama, serta 1.207 Dokter Gigi.

Sementara itu di tingkat FKTRL, BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 2.424 RS dan Klinik Utama, 1.579 Apotik, dan 1.080 Optik.

Adapun wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang adalah Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Total peserta JKN-KIS masing-masing Kota/Kabupaten tersebut adalah 173.914 peserta untuk Kota Tanjungpinang, 107.265 peserta untuk wilayah Kabupaten Bintan, 45.649 peserta untuk wilayah Kabupaten Lingga, 34.876 peserta untuk wilayah Kabupaten Natuna dan 46.490 peserta untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved