Breaking News:

GEMPA PALU

UPDATE GEMPA PALU - Sejak Gempa dan Tsunami Palu, Terjadi 508 Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Sutopo mengatakan, frekuensi dan kekuatan gempa susulan dari hari ke hari juga semakin mengecil.

Editor: Tri Indaryani
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Presiden Joko Widodo mengunjungi Perumnas Balaroa, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Donggala dan Palu mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebut, hingga Selasa (9/10/2018) pukul 09.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 508 gempa susulan, pascagempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).

Namun demikian, dari jumlah tersebut, hanya ada 16 gempa yang dirasakan oleh masyarakat.

Sutopo mengatakan, frekuensi dan kekuatan gempa susulan dari hari ke hari juga semakin mengecil.

"Kita lihat bagaimana besarannya, frekuensinya nampaknya semakin meluruh, baik magnitudonya maupun jumlah frekuensinya," kata Sutopo di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (9/10/2018).

Baca: Kanye West Kembali Hapus Akun Twitter dan Instagram Pribadinya. Hal Ini Jadi Alasannya!

Baca: Video Paspampres Tekuk Jari Warga Viral di Medsos, Begini Klarifikasinya

Baca: VIRAL! Siswa SD Kerap Bawa Adik Umur 2 Tahun ke Sekolah, Ini Penjelasan Gurunya!

Baca: Bapak-Anak Duel Rebutan Lahan Parkir, Sang Ayah Tewas Ditangan Anak Kandungnya

Baca: Persib vs Madura United - Kehilangan Banyak Pemain, Mario Gomez Optimis Bisa Menang. Ini Kuncinya

Frekuensi dan kekuatan gempa susulan yang kian memgecil itu, kata Sutopo, menandakan sistem sesar Palu Koro pergerakannya kian normal.

Gempa susulan itu, menunjukkan proses keseimbangan sebuah sesar gempa.

Sutopo menyebut, ke depannya gempa susulan berpotensi terus terjadi. Namun demikian, masyarakat diminta untuk tetap tenang.

Gempa bermagnitudo 7,4 dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah, Jumat (8/10/2018) juga mengakibatkan 2.010 orang meninggal dunia.

BNPB mencatat juga, ada 671 orang hilang dan 10.679 orang luka berat.

Tercatat pula 82.775 warga mengungsi di sejumlah titik. Dilaporkan pula, 67.310 rumah dan 2.736 sekolah rusak.

Ditambah lagi, terdapat 20 fasilitas kesehatan rusak berat. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hingga Hari Ini, Ada 508 Gempa Susulan di Sulteng"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved