Rabu, 13 Mei 2026

Hari Santri

Peringatan Hari Santri , Inilah Teks Lengkap Ikrar Santri Indonesia

Ribuan Santri mengikuti upacara bendera dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2018

Tayang:
hari santri nasional 

TRIBUNBATAM.id - Ribuan Santri mengikuti upacara bendera dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2018 yang diadakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandung di lapangan SMK Medina, Jalan Sancang, Kota Bandung, Senin (22/10/2018).

Upacara tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bandung, KH Agus Syarif.

 
Menurut KH Agus Syarif, Hari Santri Nasional 2018 ini adalah hari yang berkah bagi seluruh masyarakat Indonesia, karena  jikamelihat historisnya para santri sebelum kemerdekaan dan pascakemerdekaan selalu setia kepada NKRI dan nusantara.

"Kami tentunya ingin masyarakat kota Bandung mengenal HSN 2018 adalah hari keberkahan dan selanjutnya bukan hanya sebagai seremonial semata, tetapi di aplikasikan dengan nilai-nilai yang dicontohkan para ulama dalam bingkai Islam yang rahmatan lil alamin," ujar KH Agus Syarif saat ditemui di Kantor PCNU Kota Bandung, Jalan Sancang, Kota Bandung, Senin (22/10/2018).

Baca: Hari Santri 2018, Ganjar Pranowo Merinding Dengar Ikrar Para Santri

Dalam upacara tersebut, seluruh santri yang mengikuti upacara juga membacakan ikrar Santri Indonesia dan membacakan resolusi jihad.

Adapun isi Ikrar Santri Indonesia adalah, pertama, sebagai santri NKRI, harus berpegang teguh pada akidah, ajaran dan tradisi Islam ahlusunah wal jama'ah.

Kedua, sebagai santri bertanah air satu, tanah air Indonesia, berideologi satu, ideologi Pancasila, berkebudayaan satu Bhineka Tunggal Ika.

Ketiga, sebagai santri NKRI selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga membela tanah air dan mempertahankan persatuan dan kesatuan serta mewujudkan perdamaian dunia.

Keempat, ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional, mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan lahir dan batin untuk masyarakat Indonesia.

Kelima, pantang menyerah, pantang putus asa, siap berdiri di depan melawan pihak-pihak yang merongrong Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan bhineka tunggal ika, yang didasari semangat proklamasi kemerdekaan dan resolusi jihad Nahdlatul Ulama.

Dari pantuan Tribun Jabar seluruh santri dan undangan mengikuti upacara secara khidmat dan upacara tersebut juga diiringi marching band dari santri Pondok Pesantren Nurul Iman Cibaduyut Kota Bandung.

Sementara itu selain upacara bendera, seluruh santri akan mengikuti Ziarah On The Road ke Makam Syekh Abdul Manaf (Makam Mahmud).

KH Agus Syarif berharap santri-santri bisa mengembangkan segala kemampuannya untuk mengisi kemerdekaan seperti yang dicontohkan oleh sesepuh dari NU pada tanggal 22 Oktober 1945.

"Sesepuh NU, dengan mengeluarkan resolusi jihad, mereka mempertahankan kemerdekaan republik Indonesia dan bagi kita generasi selanjutnya bagaimana mengisi kemerdekaan berbagai kajian-kajian yang ada di negara Indonesia," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved