BATAM TERKINI

Dilarang Parkir di Atas Jembatan Barelang, Tapi Ada Oknum Minta Uang Parkir Rp 5.000

Aksi 'tukang parkir' yang memberikan karcis parkir bagi pengunjung yang berhenti di atas jembatan Barelang ternyata sudah lama.

Dilarang Parkir di Atas Jembatan Barelang, Tapi Ada Oknum Minta Uang Parkir Rp 5.000
TRIBUNBATAM.id/DEWI HARYATI
Contoh karcis parkir di Jembatan Barelang 

Rino tak mempermasalahkan jika permintaan uang untuk karcis parkir itu legal. Masalahnya, di karcis parkir tersebut juga tertulis larangan parkir di atas jembatan. 'Tidak diperbolehkan parkir di areal atas jembatan'.

"Sudah jelas-jelas di situ ditulis tak boleh parkir, tapi kok tetap dipungut juga uang parkirnya. Lihatlah karcisnya!," ujarnya, sembari menyodorkan karcis parkir di Jembatan 1 Barelang kepada Tribun.

Rino lantas mulai berhitung. Berapa penerimaan yang didapat, jika ada 10 kendaraan roda dua saja yang parkir di sana, dan membayar dengan tarif Rp 5.000.

Secara pribadi, Rino resah dengan adanya aksi tukang parkir itu. Walaupun di sisi lain, ia pun sadar dirinya salah. Karena di atas jembatan tersebut memang dilarang parkir.

"Tolong tanyakanlah dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Jembatan Barelang itu BP yang kelola kan?," katanya.

Kasubdit Humas BP Batam, Mohamad Taofan yang dikonfirmasi Tribun mengatakan, pihaknya akan menelusuri laporan masyarakat tersebut. Baru setelah itu, mengambil langkah selanjutnya.

"Kalau ada keterlibatan oknum Ditpam (Direktorat Pengamanan) BP Batam, akan ditindak tegas," kata Taofan.

Lepas dari itu, ia juga mengimbau kepada pengunjung agar tidak memarkirkan kendaraannya di atas Jembatan 1 Barelang.

Lantaran hal tersebut dapat mempengaruhi kondisi jembatan. Sementara umur Jembatan 1 Barelang dirancang untuk 100 tahun.

"Kami imbau masyarakat supaya ikut bekerjasama. Tidak parkir di sana (di atas jembatan)," ujarnya. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved