Masih Misteri, Pemerintah Turki Ungkap 6 Kemungkinan Nasib Jasad Jamal Khashoggi
Penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberi perkembangan kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi.
Pejabat tersebut menyatakan, bukti biologis yang ditemukan di kebun konsulat mengindikasikan tubuhnya dimusnahkan di dekat Khashoggi dieksekusi.
" Jasad Khashoggi tidak perlu dimakamkan," kata pejabat anonim.
3. Konspirator lokal
Laporan media pro-pemerintah Turki menyebut beberapa orang mengklaim jasad Khashoggi dipindahkan dari tempat kejadian, sementara yang lain mengklaim tubuhnya yang telah terpotong-potong dibawa dalam beberapa tas.
Ada juga laporan dengan mengutip pejabat Saudi secara anonim, tim menyerahkan mayat ke konspirator lokal untuk membuangnya.
4. Hutan dan sumur
Polisi Turki awalnya mencari keberadaan jasad Khashoggi di konsulat dan kediaman konsul jenderal Saudi.
Kemudian, perburuan bukti berlanjut ke hutan yang luas di pinggrian Istanbul.
Mereka juga menginvestigasi mobil milik konsul Saudi yang ditinggalkan di parkir bawah tanah di Istanbul.
Otoritas Saudi menolak permintaaan polisi Turki untuk melihat sumur di kebun konsulat.
Namun, kemudian diizinkan mengambil sampel air untuk analis.
Penyelidik Turki juga menggunakan alat robot untuk menginspeksi selokan air konsulat.
6. "Kami tidak tahu di mana tubuhnya"
Otoritas Arab Saudi tetap bergeming terkait lokasi jenazah Khashoggi meski Turki dan masyarakat internasional menuntut jawaban.
Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir mengatakan pada 21 Oktober lalu, kesalahan besar telah dibuat dan mereka yang bertanggung jawab akan dihukum, dengan 18 tersangka telah ditangkap di Riyadh.
"Kami tidak tahu di mana mayat itu berada," katanya. (*)
*Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Penasihat Presiden Turki: Jenazah Jamal Khashoggi Dimutilasi agar Lebih Mudah Dilenyapkan