Saat Tahu Batal Jadi Cawapres Ternyata Mahfud MD Sempat Merasa Sedih dan Tolak Temui Jokowi
Mahfud MD masih ingat betul detail dari kejadian saat dirinya dinyatakan bukan menjadi sosok cawapres Jokowi Pilpres 2019.
Mahfud MD ingin bertemu dengan Jokowi di lain waktu.
"Waktu itu kan memang karena gagal (jadi cawapres) tamu banyak sekali kan. Sehingga akhirnya saya bilang 'nanti aja saya ke sana'" pungkasnya.
Usai mendengar penolakan tersebut pihak istana pun langsung membalasnya.
Pihak istana langsung menjelaskan bahwa sudah ada mobil istana yang menunggu Mahfud MD di depan kantornya.
Karena alasan tersebut, Mahfud MD pun sempat kaget.
Mahfud MD juga akhirnya luluh dan ikut pergi menemui Jokowi.
"Trus dibilang (pihak istana) 'itu mobilnya sudah menunggu (mobil istana) udah menunggu di depan kantor bapak mau jemput'" ucap Mahfud MD menirukan pihak istana.
Momen pertemuan Mahfud MD dan Presiden Jokowi pun akhirnya terjadi.
Mahfud MD menceritakan pertemuannya dengan Jokowi hanya terjadi selama 15 menit.
"Akhirnya ya sudah saya berangkat. Ya saya biasa saja bertemu presiden. Bertemu kira-kira 15 menit lah," ceritanya.
Dalam pertemuan tersebut, Mahfud MD mengaku bahwa Jokowi menceritakan telah memberikan instruksi kepada kubunya perihal cawapres.
Mahfud MD pun menjabarkan secara singkat bahwa apa yang disampaikan Jokowi sama dengan informasi yang selama ini ia dapatkan.
Karenanya, Mahfud MD pun meminta agar Jokowi tidak perlu merasa bersalah.
Mahfud MD juga memaparkan bahwa dirinya telah menerima semua keputusan yang telah diambil presiden Jokowi.
"Bapak enggak perlu merasa bersalah atau apa. Kalau saya jadi pak Jokowi mungkin saya melakukan hal yang sama. Kalau misal ngotot-ngotot kan akan jadi masalah. Saya terima ini," jelas Mahfud MD.