Derita Nenek Berusia 100 Tahun Setelah Suami Meninggal, Jual Beras Raskin Agar Bisa Beli Lauk

Untuk makan, Salwatiah hanya berharap dari jatah beras miskin (raskin) dan uluran tangan dari tetangga dan warga Soppeng yang datang menjenguknya

Derita Nenek Berusia 100 Tahun Setelah Suami Meninggal, Jual Beras Raskin Agar Bisa Beli Lauk
Suddin Syamsuddin/Kompas.com
Nenek Salwatiah 

"Berjalan di atas lantai rumah, saya harus hati-hati. Dulu saya pernah jatuh terpeleset, dan nyaris jatuh tembus ke bawah tanah," tutur Salwatiah.

Lebih sedih lagi, Salwatiah terpaksa menjual raskin bantuan pemerintah demi membeli lauk.

Sementara, bantuan nontunai Program Keluarga Harapan (PHK), program andalan Presiden Jokowi hanya menjadi impian bagi Salwatiah.

Secara terpisah, Kasi Pemerintahan Desa Pattojo, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Irwan Ardiansyah, menuturkan, pihaknya sudah mengusulkan renovasi beberapa rumah yang tidak layak huni khususnya rumah Nenek Halwatiah.

Namun usulan pihak Desa ke Pemkab Kabupaten Soppeng hanya mengakomodir beberapa warga miskin yang senasib dengan Salwatiah.

Salwatiah pun tidak kebagian program bedah rumah.

“Kami pihak desa berharap dan berusaha agar Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, bisa memasukkan nenek Halwatiah dalam Program bantuan sosial lainnya. Karena nenek Halwatiah sudah lanjut usia," kata Irwan Ardiansyah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demi Membeli Lauk, Nenek Berusia 100 Tahun Terpaksa Jual Raskin "
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved