VIDEO: Ombak dan Gelombang Tinggi Landa Perairan Semarang. Nelayan Terpaksa Tak Melaut

Nelayan Tambaklorok, Semarang, Sugiarto (43), menjelaskan, pihaknya dan teman-teman nelayan kebanyakan menghentikan aktivitas melautnya karena ombak t

TRIBUNBATAM.id, SEMARANG - Nelayan di Kota Semarang, Jawa Tengah terpaksa mengkandangkan kapalnya di dermaga di Kampung Tambaklorok, Semarang. 

Mereka tak berani melaut karena ada ombak tinggi di perairan laut Jawa Tengah. Nelayan Tambaklorok, Semarang, Sugiarto (43), menjelaskan, pihaknya dan teman-teman nelayan kebanyakan menghentikan aktivitas melautnya karena ombak tinggi. 

Menurutnya, ombak tinggi yang saat ini terjadi membuat nelayan kesulitan menjala ikan.

Baca: Cerita Korban Selamat Longsor di Sukabumi, Sempat Dengar Suara Gemuruh dari Bukit Dikira Suara Motor

Baca: BREAKING NEWS. Sarmi Papua Diguncang Gempa 5.3 SR Rabu Jam 14.59 WIB. Berikut Info Lengkap BMKG

Baca: Awan Gelombang Tsunami Bisa Ancam Jiwa, 5 Pesawat Tunda Pendaratan Pilih Berputar-putar di Langit

"Kalau dipaksakan melaut tidak ada hasilnya. Ikan juga tidak ada karena ombaknya besar," ujar Sugiarto, Rabu (2/1/2019). 

Sugiarto menambahkan, pihaknya tidak bisa melaut sejak akhir Desember 2018 lalu, hingga saat ini. Di laut Jawa, terjadi hembusan angin yang cukup kencang hingga para nelayan sulit mengendalikan perahunya. 

Cuaca buruk itu kerap terjadi terutama saat siang sampai sore hari. Untuk mencukupi kebutuhan harian, para nelayan terpaksa berhutang kepada para tetangga, termasuk untuk memperbaiki perahu yang digunakan untuk melaut. 

"Iya terpaksa hutang," tambahnya.

Namun demikian, di sela menunggu cuaca membaik, para nelayan banyak menghabiskan waktu memperbaiki jaring ikan. Ada juga yang memperbaiki kapal agar tidak terjadi kebocoran. 

Hal sama disampaikan oleh Junaidi. Perahunya terpaksa dikandangkan di dermaga Tambaklorok karena ombak yang tinggi. Di dermaga, perahu ditambatkan dengan jangkar sebagai pengaman. 

Akibat nelayan yang tidak melaut, pasokan ikan hasil laut menurun. Sejumlah komoditas mulai cumi-cumi dan hasil ikan laut lain mulai kesulitan di pasaran.

Sebagaimana diketahui, ombak tinggi berpeluang terjadi di laut Jawa Tengah. Ombak berkisar antara 1,5 sampai 2,5 meter untuk Laut Jawa dan perairan Selatan Kalimantan. 

Sementara ombak antara 2,5 meter sampai 4 meter berpeluang terjadi di perairan Selatan Jawa Tengah, mulai dari Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Yogyakarta. Ombak tinggi diprediksi masih akan terjadi hingga 3 Januari ke depan. (Kompas.com/ Kontributor Semarang, Nazar Nurdin)

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved