Rabu, 8 April 2026

PEMILU 2019

Terkait Tabloid Indonesia Barokah, Baswalu Batam Sebut Belum Ditemukan Beredar di Batam

“Bawaslu Batam instruksikan kepada Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) untuk menyisir apabila mendapati informasi terkait tabloid itu,"ujarnya

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Mairi Nandarson
KOMPAS.Com/SLAMET PRIYATIN
Tabloid Indonesia Barokah yang menghebohkan jelang Pemilu 2019 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kota Batam mengungkapkan bahwa perihal Tabloid Indonesia Barokah belum ditemukan beredar di tengah-tengah masyarakat di Batam.

"Sampai sejauh ini di Batam belum ada ditemukan tabloid Indonesia Barokah yang beredar di masyarakat," kata Ketua Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza Irwansyah Rezeki, Minggu (27/01/2019).

Reza mengatakan, pihaknya juga telah mengambil langkah, untuk mengantisipasi beredarnya tabloid yang diduga memojokan salah satu pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu mendatang.

“Bawaslu Batam telah instruksikan kepada Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) untuk menyisir apabila mendapati informasi terkait hal tersebut,"ujarnya.

Lanjut Reza, sampai sejauh ini belum ada ditemukan dilapangan, laporan dari masyarakat juga belum diterima.

"Kami juga menyisir sebagian kecil tempat yang berpotensi tabloid tersebut beredar, namun hingga kini belum ditemukan,”ujarnya.

Kapal Nelayan Kapasitas GT3 Tenggelam di Perairan Bintan Minggu Pagi. Ini Penjelasan Basarnas

Telur Mulai Langka. Kalaupun Ada, Harganya Mahal, Ibu-ibu Rumah Tangga di Anambas Panik

Polsek Sagulung Gelar Acara Syukuran, Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim. Ini Tujuannya

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Final Indonesia Master 2019. Dibuka Ganda Putri

Reza juga mengungkapkan untuk menindaklanjuti informasi, dirinya telah mengeluarkan surat edaran kepada unsur pengawasan pemilu dibawahnya.

Sehingga, tabloid dengan katagori kampanye hitam tidak sampai ketengah masyarakat.

"Memang surat edaran dari kepolisian telah diterima, Tabloid seperti itu tidak boleh beredar di Batam. Bisa mencederai persepsi terhadap salah satu calon Presiden dan wakil Presiden, sehingga mengakibatkan suasana tidak kondusif,"katanya.

Reza menambahkan, apabila majalah itu ditemukan beredar di Batam, akan segera menindaklanjuti dan kordinasi kepada instansi terkait untuk melakukan langkah selanjutnya.

"Jika ditemukan kami akan lapor ke Dewan Pers, meminta pihak yang berwajib menarik dan telusuri asal muasalnya. Sehingga, tidak ada pihak yang dirugikan pada momen pemilu tahun 2019 dan pesta demokrasi selanjutnya kedepan,"jelasnya.(als)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved