Diamankan Polisi Gegara Status Facebook, Pria Ini Minta Maaf : Saya Menyesal

Hari ini saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya. Saya menyesal apa yang saya lakukan

TRIBUNBATAM.id/WAHIB WAFA
Suasana pertemuan di ruang Porles Tanjungpinang, Rabu (30/1/2019) terkait pengamanan seorang pria karena status facebook berisi ujaran kebencian 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Mengenakan kaos warna orange, AD keluar dari ruang penyidik Reskrim polres Tanjungpinang.

Matanya sembab, dan jalanya terlihat loyo. Ia telah jadi tersangka kasus ujaran kebencian di Polres Tanjungpinang seteleh ditahan sejak 4 hari lalu.

Tak lama keluar dari ruang penyidik ia langsung menuju ruang rapat Reskrim. Menyusul beberapa masyarakat dan pelaporan yang keberatan atas postingan yang menyinggung masyarakat muslim pada khususnya. Didalam ruang rapat tersebut, AD menyampaikan permintaan maaf dihadapan pelapor dan media.

"Apa yang kita akan buat ini didepan adalah rekan-rekan pers. Jadi sampaikan saja (permintaan maafnya)," ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali kepada tersangka.

Tak lama AD menyampaikan permintaan maafnya.

"Hari ini saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya. Saya menyesal apa yang saya lakukan. Saya salah. Saya mohon bagi yang dirugikan untuk memaafkan saya agar dampak sosial yang saya rasakan tidak terlalu besar bagi saya dan keluarga saya.

Seungri Big Bang Mengundurkan Diri Dari Manajemen Klub Burning Sun, Netizen : Dia Melarikan Diri !

Ternyata Ini Alasannya Mengapa kita Merasa Nyaman Saat Bergandengan Tangan

Polisi Bersenjata Geledah Ruko Punya Orang Terkenal di Medan

Bibi Ardiansyah Ungkap Vanessa Angel Tak Punya Uang, Terpaksa Jual Mobil Kesayangan

Saya tidak ingin mengulangi perbuatan ini lagi. Bersyukur hanya saya dan keluarga saya yang menerima dampak keluarga saya. Saya tak mau berbuat seperti ini lagi. Menyesal saya menyesal. Tak ada gunanya saya posting sana-sini. Sayang saya dapat buktinya seperti saya sekarang ini," kata AD dengan nada terbata bata menangis dihadapan masyarakat, Polisi dan media, Selasa (30/1/2019).

Ia menuturkan bahwa dampak yang dirasakan setelah ditangkap dan jadi tersangka merugikan dia dan keluarganya saja. Usaha yang dimiliki pun akan dirasakan dampak negatifnya. Namun yang paling berat adalah saat ia tidak dapat bertemu keluarganya.

Iya tak berhenti dan mengulang-ulang menyampaikan ucapan maafnya.

"Sekali lagi minta maaf sebesar-besarnya yang tersinggung di Group Facebook Info Pinang. Mohon disudahi agar tidak berdampak terlalu dalam bagi keluarga saya," tuturnya. Tak lama ia kembali ke ruang penyidik untuk ditahan. (wfa).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved