Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Kepri Bangga Prduksi Wireless Teknologi Tinggi Diproduksi di Batam
Batam dan Indonesia, lanjutnya harus mengambil kesempatan dari persaingan dagang antara Amerika dengan China dengan menekan biaya produksi sehingga me
Penulis: Thom Limahekin |
Batam dan Indonesia, harus mengambil kesempatan dari persaingan dagang antara Amerika dengan China dengan menekan biaya produksi
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Presiden Republik HM Jusuf Kalla dan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun bangga produk Smarthome Router hasil kerja sama PT Sat Nusa Persada di Batam dengan Pegatron diekspore perdana ke luar negeri, yakni negara Amerika Serikat. Jusuf Kalla berjanji Batam ke depan akan diatur sebaik mungkin.
"Saya memberikan dua penilaian atas produksi perdana berskala internasional ini, apresiasi atas prestasinya dalam memproduksi elektronik ke luar negeri dengan nilai yang lumayan dan kedua capaian industri elektronik yang terus meningkat," ungkap Kalla.
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla datang untuk meresmikan Pengiriman Perdana Produk Fast Router, Wireles Wave 2 ke Amerika Serikat di PT Satnusa Persada, Tbk, Jalan Pelita VI no. 99 Kampung Pelita Kota Batam
Saat ini, lanjut Kalla semua negara menggunakan teknologi sehingga sangat membuka peluang besar untuk industri elektronika.
• Menkominfo Rudiantara Tinjau Proses Pembuatan Ponsel di PT Satnusa Persada
• Warga Berbondong-Bondong ke PT Satnusa Lihat Wapres Jusuf Kalla
• Jusuf Kalla Lihat Pabrik HP di PT Satnusa Persada Batam
• Menyambut HUT Gramedia, Belanja Bisa Dapat Potongan Langsung Rp 49 Ribu
Dengan meningkatnya produksi industri akan menambah dan membuka lapangan pekerjaan sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.
Wapres meminta agar suasana kondusif Batam terus dijaga agar investasi meningkat. Selain itu peran dari pemerintah daerah serta instansi terkait sangat dibutuhkan sinergitas yang kuat dalam menjaganya.
"Batam kedepan akan diatur sebaik mungkin, terutama untuk menghindari dualisme kepemimpinan," ucapnya.
Batam dan Indonesia, lanjutnya harus mengambil kesempatan dari persaingan dagang antara Amerika dengan China dengan menekan biaya produksi sehingga membuka peluang bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Batam.
Kebanggaan yang sama juga diungkapkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun karena produksi perusahaan di Batam dipakai oleh negara maju seperti Amerika Serikat.
Tidak itu saja, kehadiran Wapres Jusuf Kalla menurutnya juga sangat memberikan motivasi dan penyemangat bagi pelaku usaha/industri di Kepri.
"Sukses untuk PT Satnusa Persada atas ekspor perdananya, dan ini menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kepri karena memiliki perusahaan yang mampu memproduksi produk yang dieskpor ke negara lain. Kami juga berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat, terutama Wapres Jusuf Kalla yang sudah hadir meluncurkan produksi perdana ini," unkap Nurdin.
Menurut Nurdin, selain sektor industri, Kepri juga mengembangkan potensi lain yang dimiliki seperti sektor pariwisata agar bisa menjadi sumber pendapatan daerah dan negara.
Tidak itu saja, Batam dan Kepri terus fokus membenahi infrastruktur, terutama penambahan dan pelebaran jalan-jalan.
• Ramalan Zodiak Senin 4 Februari 2019, Pisces Lagi Kalut, Aquarius Romantis dan Cancer Jangan Kepo
• Menyambut HUT Gramedia, Belanja Bisa Dapat Potongan Langsung Rp 49 Ribu
• Inilah Fakta Baru Kondisi Vanessa Angel Pasca Ditahan, Ajukan Penangguhan Hingga Ancaman Penjara
• Biar Tidak Gong Xi Fa Cai Melulu, 25 Kumpulan Kata Bijak dan Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek
Direktur Utama PT Satnusa Persada Abidin mengatakan nilai ekspor perdana ke Amerika tersebut sebesar 3,7 juta dollar AS. PT Satnusa Persadasangat setuju dengan peningkatan Tingkatan Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari 30 persen menjadi 40 persen sehingga menaikkan nilai perekonomian dan ekspor Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ekspor-perdana-smarthome-pegatron-sat-nusapersada.jpg)