12 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Phuket Thailand Bagi Traveling Pemula
Phuket menawwarkan wisata pantai, gunung, budaya, hiburan malam, hingga wisata bawah laut yang memukau dan relatif lebih bersih.
Di peta Eropa dinamai Junk Ceylon atau Junkceylon yang berasal dari kata Tanjung Salang dalam bahasa Melayu, diterjemahkan sebagai Cape Salang.
Selama masa pemerintahan Raja Chulalongkorn (Rama V), Phuket adalah pusat administrasi produksi timah di provinsi selatan. Pada tahun 1933 Monthon (kerajaan) Phuket dibubarkan dan menjadi provinsi. Ini satu-satunya pulau di Thailand yang merupakan pulau dan provinsi.
5. Dari timah ke wisata
Sumber pendapatan utama di Phuket adalah pariwisata, sejauh ini.
Tetapi, sebelum 1970-an, Phuket dikenal sejak abad ke-16 sebagai pusat penambangan timah.
Karenanya jangan heran, jika Anda berkendara di sekitar Phuket, Anda akan melihat ratusan danau kecil seperti Bangka dan Belitung.
Sejarah penambangan timah di pulau ini bisa dilihat di Museum Penambangan Kathu yang cukup luas, membentang melalui perbukitan antara Kathu dan Koh Keaw.
Selain pariwisata, pulau ini penghasil buah tropis seperti nanas, kacang mete, dan kelapa serta perikanan.
6. Cuaca
Sebagai pulau tropis, Phuket selalu lembab dan panas. Hampir sama dengan cuaca di Indonesia, memiliki dua musim.
Karena wilayah pulau, cuacanya juga kadang sama dengan Batam, kadang hujan lebat secara sporadis di beberapa tempat dalam waktu singkat.
Musim kemarau berlangsung dari Desember hingga April dan musim hujan dari Mei hingga November.
Wisatawan berduyun-duyun ke pulau itu selama musim kemarau ketika suhu puncak berkisar antara 31-35 derajat celsius dan berangin serta 20-22 derajat pada malam hari.
Musim hujan, angin berhembus ke barat daya dan menimbulkan ombak tinggi di pantai barat.
Ini sangat berbahaya bagi yang ingin berenang atau berkeliling pulau sehingga perlu memperhatikan rambu-rambu dari penjaga pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wisata-phuket.jpg)