BATAM TERKINI

Dititipkan ke Pacar Ibunya, Balita Rizki di Batam Ini Justru Dianiaya hingga Tewas

Niat Siti Margaret (24) menitipkan sang buah hati pada kekasihnya, ternyata berakhir tragis. Anak Siti justru dianiaya hingga tewas.

Dititipkan ke Pacar Ibunya, Balita Rizki di Batam Ini Justru Dianiaya hingga Tewas
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Andre Riva Kartini ditangkap polisi setelah diduga menganiaya anak pacarnya hingga tewas 

"Awalnya kita curiga dan mengamankan pelaku. Dari hasil pemeriksaan ternyata benar kalau dia adalah pelakunya," sebutnya.

Dari pemeriksaan awal, ia mengatakan kalau penganiayaan tersebut terjadi karena Andre geram lantaran korban terus menangis.

"Karena nangis terus, makanya dipukul dan anak itu meninggal," singkat Yunita.

Bukan Pertama Menganiaya

Polisi Polsek Lubuk Baja Kematian M Rizki secara tidak wajar akhirnya terkuak oleh pihak Kepolisian Polsek Lubuk Baja.

Pacar Ibu Rizki yang bernama Andre Riva Kartini (21) adalah orang yang harus bertanggung jawab atas kematian Rizki.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Awal Syakban Harahap mengatakan, saat ini jenazah Rizki berada di RS Bhayangkara untuk diotopsi.

"Hari ini rencana mayat Rizki akan diotopsi oleh pihak dokter RS Bhayangkara Polda Kepri. Nanti jika sudah keluar hasilnya akan kita kasih tahu," ujar Awal menerangkan.

Menurut Awal, pelaku sudah diamankan semenjak kemarin.

Dan saat ini, Polisi masih memintai keterangan terhadap pelaku.

"Dia sudah mengaku kalau dia yang menganiaya anak itu," sebutnya.

Sebelum korban dinyatakan meninggal dunia, ternyata anak tersebut memang sering dianiaya oleh pelaku.

Apalagi ketika sang anak menangis tanpa sebab yang jelas.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Andre kepada Tribunbatam.id ketika dijumpai di Polsek Lubuk Baja.

"Memang saya juga pernah pukul dia sebelumnya kalau dia rewel," sebut Andre.

Dikatakan Andre, ia sudah lima bulan terakhir tinggal bersama Siti Margaret (24) kekasihnya.

Walaupun tanpa ikatan yang resmi, mereka sudah tinggal satu atap atau kumpul kebo.

Balita Ditendang Ayah Kandung Hingga Tewas

Sebelumnya, penganiayaan balita berusia tiga tahun juga dilakukan oleh Muhamad Efendi (36).

Tindakan sadis pria tersebut sempat membuat heboh warga di belakang Pasar Induk RT 07 RW 04 Jodoh Batam.

Mengingat, dirinya mengaku kehilangan anak lelaki kesayanganya yakni Muhamad Maulana (3) sejak Jumat (12/2/2016) lalu.

Namun dari hasil penyelidikan petugas, akhirnya diketahui bahwa Effendi lah pembunuh anak kandunganya sendiri.

Dari informasi yang dihimpun Tribun, saat itu Maulana tengah buang air besar di celana sambil menangis.

Tangisan anak tersebut membuat Efendi hilang kendali, walaupun sudah disuruh berhenti namun suara tangisan sang anak masih saja terdengar dikamar tempat mereka tinggal.

Bosan dengan suara tangisan tersebut, Efendi lalu mengambil langkah ancang-ancang sekitar empat langkah kebelakang dan, dengan sekuat tenaga menendang anaknya dengan menggunakan tumit.

Tak heran anak malang tersebut pun langsung terlempar sejauh dua meter dan membentur sebuah tiang yang ada didalam kamar.

"Saya tendang dia karena dia tidak berhenti menangis. Pada saat itu dia eek dicelana," sebut Efendi saat ditemui di Kantor Polsek Lubuk Baja, Minggu (13/2/2016) siang. (koe)

Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved