LIGA INDONESIA

Satgas Antimafia Bola Ungkap 3 Tipe Klub Liga 1 Terkait Wasit, Ada Bayar Lebih, Ada yang Pelit

"Tiga tim itu versi wasit yang buka-bukaan kepada satgas, yang selama ini juga bagian dari perangkat pengatur skor," ujar Krishna kepada WartaKota

Satgas Antimafia Bola Ungkap 3 Tipe Klub Liga 1 Terkait Wasit, Ada Bayar Lebih, Ada yang Pelit
Warta Kota
Brigjen Polisi Krishna Murti yang menjabat sebagai Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola membeberkan tiga tim yang dinilai pelit oleh para wasit yang buka suara kepada Satgas Antimafia Bola. 

"Nah ini yang paling parah. Mereka memberikan sesuatu kepada wasit supaya timnya menang," tutur Krishna.

Jamin bersihkan PSSI

Ketua Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN), Suhendra Hadikuntono menyatakan skandal pengaturan skor pertandingan melibatkan banyak pihak termasuk pengurus PSSI.

Sejauh ini, Satuan Tugas atau Satgas Antimafia Bola Polri telah menetapkan 15 orang sebagai tersangka kasus pengaturan skor.

Dari 15 nama tersebut, di antaranya Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono, Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, serta anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria juga telah diperiksa Satgas Antimafia Bola.

PSSI Segera Gelar Kongres Luar Biasa, Erick Thohir Menolak Jadi Ketua Umum PSSI, Ini Alasannya

Jadwal Bola Timnas U22 Indonesia vs Kamboja Live Streaming RCTI Jumat 22 Februari Pukul 18.00 WIB

Sedangkan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto perkaranya sudah naik ke tahap penyidikan.

Sebelumnya, KPSN menggandeng Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dengan terbitnya Sprin/4876/X/2018/Barsekrim tertanggal 29 Oktober 2018 dalam pemberantasan kasus pengaturan skor.

Kemudian Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian membentuk Satgas Antimafia Bola pada 21 Desember 2018.

"Kami mengapresiasi langkah progresif Satgas. KPSN juga akan terus mendorong dan mengawal pemberantasan pengaturan skor karena selaras dengan Nawacita Presiden Joko Widodo dalam pemberantasan korupsi," tegas Suhendra di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved